Seribu Pintu Sindukala
Selain menyandera warga-warga, kelompok teroris itu telah menghancurkan bagian belakang dan samping gedung dengan bom.
Akarsana, brigadir polisi yang menjadi pemimpin kelompok Raesaka, duduk menghadap anak buahnya di dalam mobil taktis, menjelaskan siapa kelompok teroris ini dan menyampaikan susunan strategi untuk mengepung mereka. Raesaka, diam-diam selalu mengagumi cara Akarsana berbicara—selain tegas, suaranya memang enak didengar (seperti penyiar radio yang memutar lagu setelah jam makan malam). Karismanya didukung dengan fisiknya yang jangkung, berkulit coklat kekuningan, dan tatapan tajam dari mata kucingnya. Dia salah satu petugas yang berprestasi, dan telah beberapa kali menyelesaik
인기 회차