Teror Ghaib
katanya, “ada yang mau aku omongin.”
“Apa?” tanya Emma, “Eh, duduk dulu.”
Keduanya lalu duduk di kursi teras.
“Apa ... apa ... kamu mau ngomong apa?” tanya Emma.
“Aku ada kenalan anak indigo,” kata Tony, “di sekolah dulu dia suka bantuin kalo ada anak kesurupan.”
Emma mencoba mengingat-ingat orang yang dimaksud Tony. Keningnya sampai berkerut-kerut. “Kayaknya aku pernah denger,” katanya, “tapi aku nggak tahu orangnya.”
Capítulos Populares