Cinta Si Mantan Sugar Baby
Kemudian aku berseru, “Sudah, aku mau mandi, walaupun hari libur, kita harus tetap mandi.”
Naka menimpali sambil terkekeh, “Baiklah, ayo mandi bersama!”
“NAKA!”
Sedang Naka terbahak saja, pemuda itu masih merayuku, “Ayolah, aku sedang ingin ….”
Aku menggeleng tegas, “Tidak, setelah mandi saja,”
“Apa bedanya setelah mandi atau saat mandi, sama saja. Ayolah, sayang,”
Aku memejamkan mataku, sedetik kemudian aku mengangguk menuruti keinginan Naka. Lagipula, aku merindukan penyatuan tubuh kami.
Hot Chapters