Nadira
hina Amira penuh ejekan, si adik kelas sudah menangis, dan temannya tidak bisa berbuat apa-apa karena takut.
"Sekarang, mingg--"
"Bully terossssss."
Semua orang menoleh kesumber suara tersebut.
***
Di meja lain, tiga orang cowok mendongak. Ah, hanya dua karena cowok ketiga lebih tertarik bermain game diponselnya.
"Re, liat pahlawan kita udah dateng," ucap Lingga pada cowok di sampingya yang juga memperhatikan potongan serial ection di depannya.
Sikat na Kabanata