Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Yang Dicurangi Oleh Suami

Istri Yang Dicurangi Oleh Suami

kata wanita itu dengan air mata bercucuran. Alan menggeleng, "ssttt..., kamu tidak salah. Aku yang salah." Alan mendekap Melani. Menenangkan wanita itu dengan memberi usapan di punggung wanita itu. Keduanya berpelukan saling mendekap erat satu dan lain. *** "Dinda!" Dari kejauhan Bima memanggil Dinda, memastikan bahwa itu benar-benar Dinda. "Kak." Bima mempercepat langkahnya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Ia mengatur napas yang tersenggal-senggal sambil merasakan sensasi luar biasa dari dua lidah yang berbeda tekstur sedang bekerja sama menyapu bersih setiap inci Permennya hingga ke pangkal. “Sssh... Aarghh...” erang Nanang pasrah, membiarkan dirinya tenggelam dalam servis gila kedua wanita tersebut. Di sisi lain, ternyata Om Iwan pulang kerja lebih cepat dari biasanya, ia sudah sampai di depan pagar rumahnya. Saat ia mengetuk pintu berkali-kali, Om Iwan tidak mendengar jawaban dari Risa.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Mawar Merah Di Ujung Penyesalan

Mawar Merah Di Ujung Penyesalan

Karpet Persia mahal di bawah kakinya penuh dengan abu rokok. Kalimat Tania bahwa semuanya "nggak ada artinya" terus terngiang di telinganya bagaikan kutukan yang paling kejam. Tatapan mata Tania yang acuh tak acuh saat melihatnya, seolah melihat orang asing, terasa seperti pisau tumpul yang mengiris-iris jantungnya. Dia tidak bisa menerima ini! Dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa wanita itu telah menghapusnya sepenuhnya dari kehidupannya!
4.9K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Dibuang Suami, Dipinang CEO

Dibuang Suami, Dipinang CEO

"Pastikan ini tidak mengarah ke kita." Arman menyeringai. "Percayalah. Ini akan jadi kasus bunuh diri yang sempurna." Dengan itu, mereka meninggalkan vila dengan langkah tenang, meninggalkan kegelapan yang kini sepenuhnya menelan Diana. Keesokan harinya, pagi itu, langit mendung seolah turut berduka. Ponsel Naira bergetar di atas meja, menampilkan nama pelayan dari Vila Melati. Perasaannya tiba-tiba tidak enak. Ia mengangkat telepon dengan ragu.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Istri Yang Kesepian

Istri Yang Kesepian

Berkali-kali aku ingin bergegas masuk dan meminta penjelasan, tetapi melihat adegan di depanku, kakiku terasa berat dan tidak bisa bergerak sama sekali. Butuh waktu lama bagiku untuk bereaksi. Aku segera mengeluarkan ponselku dan merekam semua yang terjadi di dalam kamar itu melalui celah pintu. Namun, aku memejamkan mataku, aku sama sekali tidak ingin melihatnya. Entah berapa lama, setelah teriakan wanita itu, kedua orang di dalam kamar pun terdiam. Mereka berpelukan dalam keadaan telanjang.
54.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Di dalam kelas, Bianca sudah berdiri di dekat meja dengan tangan bersedekap dan seringai jahil yang sangat lebar. "Nggak perlu dijelasin, Nona Alana Dira," ujar Bianca memotong sebelum Alana sempat membuka mulut. "Gue udah menyaksikan drama sejarah SMA Garuda dari balik jendela. Selamat ya, Secret Admirer dua tahun akhirnya menang banyak!"
907 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Secawan Madu “Diam. Jangan katakan apa pun. Biarkan air matamu menceritakan semuanya. Ketika hati mulai terbakar, baunya seperti dupa.”—Maulana Jalaluddin Rumi. *** Rafan benar pergi bersama Marsha sehingga aku hanya sendiri dalam rumah. Suasana tentu amat sepi apalagi tahu suami sedang bersama istri keduanya. Sepertinya Rafan menolak pergi bersama Marsha, tetapi perempuan kedua itu keras kepala sampai menjemput Rafan.
1037.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Suami Dari Masa Lalu

Suami Dari Masa Lalu

Bisa-bisa dia memikirkan aku perempuan tak benar. "Tenang ... Tenang." Marwa kembali memotret. "Dah, beres. Kamu aman sekarang," ucap Marwa sambil menyerahkan hape padaku. "Siapa dia?" tanyanya. "Wow, geng jomblo bakal kehilangan anggotanya, Nih." Liana menimpali. "Jodoh pilhan Ayah," ucapku menatap keempat perempuan muda yang terbengong. Sedetik kemudian mereka tertawa.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Cinta Tiga Bidadari

Cinta Tiga Bidadari

"Begini, Ummi ...." Nia mulai menceritakan bagaimana sampai akhirnya dia bisa menikah dengan ustadz Zaki. Pertemuan pertama sampai dengan masa lalunya yang kelam. Tak ada yang ditutup-tutupi. Azizah hanya sanggup menggelengkan kepala. Berkali-kali ia menundukkan wajah. *** "Jadi ini dia perempuan perebut suami orang yang kamu ceritakan itu, Bang?" tunjuk Marwiah kepada perempuan di hadapannya.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

" 'Uh, sebal!' Sembari bersungut-sungut Kania terpaksa menuruti perintah kakak iparnya, yang telah pergi dari tempat itu. Mata Marwa mengelilingi seisi rumah, mencari sosok wanita yang telah merebut suaminya. Ternyata ia ada di ruang tamu sedang bersih-bersih. 'Bagus! Bisa patuh juga dia ternyata. Tapi kenapa wajahnya sembab begitu? Tertekankah dia tinggal seatap denganku? Hahaha, rasakan!' Marwa kembali naik ke lantai atas menuju ke kamarnya dan bersiap-siap hendak berangkat ke kantor. Sebelumnya ia memeriksa laporan penjualan pakaian di tokonya, yang semalam dikirim oleh Nanda.
5.713.4K viewsOngoingAdded to Library 442 Times as nazia marwiana terdiam sepi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status