The Wild Boss
Tanpa sadar, keringat dingin menetes membasahi dahi.
"Iya, ibu anda. Dia sudah menunggu, Tuan," jawab Mallory.
"Baiklah." Dengan perasaan tak menentu, Quentin menekan angka dua pada tombol yang terdapat di pesawat telepon. Dia mengatur napas lebih dulu sebelum mengucapkan salam. "Halo, Ma. Apa kabar?" sapanya pelan.
인기 회차