Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alice

Alice

jawab Alice. "Oh ya El, sembako di bascame kapan di bagikan?" tanya Nia. "Nanti malem, tapi di desa seberang," ujar Alice santai namun membuat mereka membolakkan matanya. Bagaimana tidak kaget, di desa seberang lumayan jauh dan banyak berandal-berandal yang ugal-ugalan. "Yakin lo?" tanya Gatha ragu. Alice menganguk mantap. "Sekaligus gue mau cari penerus Angle Wing!"
105.9K viewsOn holdAdded to Library 188 Times as needy
Read
+Library
SUNNY

SUNNY

Reno ingin menyangkal ucapan Risa, Aku segera menyudahi. "Kami duluan ya mas, ada yang kami beli dulu. permisi" Reno masih ingin menjawab kata kata Risa. tapi aku sudah menggeretnya menjauh dari mereka. Ini tempat umum aku tak ingin ada keributan. bukankah tujuan kita kemari ingin menghilankan stres, bukan menambah stres? SUNNY by LYSI GALAXY F*B Lysi Galaxy silahkan tinggalkan jejak komen disini. Terima kasih \^_^/
103.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as needy
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

Sementara Yogi sama sekali tak memberinya kabar. Jola menghela napas berat sambil menatap seluruh sudut rumah. Rumah ini sangat luas, bahkan cukup untuk dihuni sampai sepuluh orang. Kesepian seperti inikah yang dirasakan oleh Renata sehingga wanita cantik itu dengan wajah penuh kesedihan memohon padanya untuk memberikan seorang bayi?
103.4K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as needy
Read
+Library
Greedy

Greedy

Tangannya bergerak seolah-olah sedang mengipasi dirinya. Rey menelan ludah. "Sedang apa kamu di sini?" "A-a ... Itu obat Joy habis. Aku pikir aku bisa sekalian keluar sama kamu untuk beli obat," jawab Sella. Naina mengernyitkan dahi. Dia berdiri di depan Rey sehingga menutupi Rey. "Kenapa harus sama Rey?" Naina memiringkan kepalanya sambil melipat lengan.
Hot Chapters
105.4K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as needy
Read
+Library
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

mental breakdown, Lisa seketika murung dan ingin menangis. "aku sedang sibuk sekarang" Hening... Devan masih mencoba fokus dan sebisa mungkin tidak terganggu dengan presensi Lisa yang murung di tempat duduknya. "Aku minta maaf van" "Kumaafkan" "Devan-"
103.9K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as needy
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

Sahut Teddy dengan semangat, Valen tertawa kecil. "Nggak ada yang mahal dikit? Yoshinoya gitu minimal?" Tanya Valen, Donny menggeleng cepat. "Nggak, Gue nggak sebaik itu." Jawab Donny dengan cepat, "Buruan deh, banyak yang harus kita kerjain sebelum berangkat ke venue."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as needy
Read
+Library
Difficult

Difficult

“Ada yang beda ini habis kencan.” Endi memberikan tatapan menggoda pada Leo ketika memasuki ruangannya. Leo menatap sekilas dan hanya menggelengkan kepalanya, “ada perlu apa?” “Busyet! Ada perlu apa.” Endi memilih duduk dihadapan Leo yang membaca beberapa berkas, “gue butuh tempat buat meeting.” Menghentikan apa yang dibacanya dengan menatap Endi, “kenapa ke gue? Disini ada bagian marketing, lo ke mereka bukan gue.”
6.7K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as needy
Read
+Library
BOSSY

BOSSY

Deon mengajak Ava pulang ke apartemen Deon dengan berjalan kaki, menyusuri jalanan sepi di larut malam saat ini. Deon tampak tidak peduli, ia sedang menahan kesal karena Arga dan Aryan tak kunjung mengangkat teleponnya. Sedangkan taksi atau ojek online tidak ada yang mau melintas di jalan sepi ini, karena sudah sering terjadi pembegalan di jalan ini. "Tu-tuan, apakah masih jauh?" Deon melirik Ava dengan malas. "Lama-lama gue lempar juga lo."
107.2K viewsOn holdAdded to Library 280 Times as needy
Read
+Library
LEAK

LEAK

Note: Om Swastyasthu = Salam keselamatan (Hindu) Cai ada ditu = Kamu ada di situ. Jek wayah gati, Nok = Wah beruntung sekali. Memitra ajak ane mudaan = Selingkuh dengan yang lebih muda. Yen, to? = Siapa, itu?
9.916.8K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as needy
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Kecuali Lutfi, anak itu terlihat lesu. Mungkin tidurnya tidak nyenyak karena rintihan Youvee yang tidak mau berhenti di sepanjang malam. Saat ini Youvee tidak serewel itu, tetapi Nick mengkhawatirkannya karena tidak keluar dari tenda. Dengan diliputi rasa penasaran, dia menyibak tenda dan melihat Youvee sedang meringkuk. Wajahnya seperti kehabisan darah. Segera, Nick menempelkan punggung tangannya ke dahi Youvee. Ekspresi datarnya berubah menjadi tegang.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as needy
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status