Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selena (Shirea book 2)

Selena (Shirea book 2)

Aku masih terdiam sejenak sebelum menjawab, "Namaku ... Selena. Sepertinya ... aku dulu seorang ratu penguasa dan ... ya, aku tewas di medan perang." "Wah, luar biasa! Kau lihat, Aleea? Dia ingat semua!" jeritnya lagi lebih girang. "Dengan begini kita pasti bisa menjadi penyihir dengan kekuatan necromancy terbaik! Kita bahkan bisa menghidupkan orang mati tanpa harus kehilangan ingatan mereka. Aku harus mencatat pencapaian kita!"
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
Pernikahan Karena Dendam

Pernikahan Karena Dendam

“Kehilangan sesuatu, jangan sampai menjadikan dirimu buta! Karena percayalah, ketika semua itu terbukti tidak nyata. Kau adalah orang pertama yang akan menghancurkan dirimu sendiri dalam jurang yang disebut dengan sebuah penyesalan.“ Itu adalah kata-kata terakhir Sheila, ketika dirinya dicampakkan oleh Kaisar empat tahun yang lalu. Tidak ada tangis atau kesedihan dalam wajah Sheila ketika kakinya menginjak keluar dari Mansion. Akan tetapi gadis itu tersenyum merekah yang menunjukkan seolah dirinya sudah terbebas dari beban besar yang selama ini menghimpitnya. “Selamat tinggal, Suamiku." *** To Be Continued ***
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

ujarnya dengan nada tegas, "lakukan apa yang ingin kau lakukan terhadapku." Sheila tertawa kecil, namun tawa itu penuh ancaman. "Oh, tidak secepat itu, Naga Perang. Aku akan membuatmu menderita. Aku ingin kau menyaksikan keluargamu, orang-orang yang kau sayangi, hancur satu per satu. Aku akan meruntuhkan segala yang sudah kau bangun dengan darah dan keringatmu. Dan ketika aku puas, barulah aku akan membunuhmu... dengan hati yang tenang."
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Nandita atau Septa? Cuma Septa yang melihatku menggunakan Life Note saat menangani kasus Tiang Listrik. Pasti dia tertarik untuk memilikinya. Aku akan mengurusnya nanti. Yang terpenting aku harus selesaikan dendam Elis dan mendapatkan uang itu. Jika aku punya uang banyak aku bisa membayar orang untuk merebut buku itu dari tangan Septa. "Ibu, aku pamit ke rumah teman!" Ucapku dan diizinkan ibu.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
SHE'S SPECIAL

SHE'S SPECIAL

Gadis itu pun segera memeriksanya karena takut jika pesan yang masuk itu pengirimnya adalah Hayden. Setelah membuka ponselnya, Niana mulai bingung ketika pesan berisikan sapaan singkat dari nomor tidak dikenal masuk ke dalam ponselnya. Padahal, ia tidak merasa telah memberikan nomornya pada siapapun. Sejauh ini yang mengetahui nomor ponselnya hanya Hayden dan 1 asisten di penthouse. [Siapa?] ketik Kanaya pada ponselnya lantas mengirimkan pertanyaan itu pada nomor yang tidak dikenal.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
SHANIA

SHANIA

Awal dari petualangan hebat dalam hidupnya akan segera dimulai. Cecilia—sahabat dekat Shania yang benar-benar sangat dekat dengan Shania—berjalan dengan langkah tergesa-gesa menuju ke ruangan Shania. Jika bukan sedang di dalam kantor, gadis itu pasti sudah memilih untuk berlari dengan kaki telanjang, alih-alih berjalan cepat dengan sepatu hak tingginya, saking pentingnya berita yang ingin segera ia beri tahukan pada Shania. "Bacalah, Shania!" pinta Cecilia dengan terburu-buru saat ia sudah sampai di depan Shania, dengan menyodorkan sebuah surat kabar ke mejanya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Nadira memang akrab dengan mereka semua. "Neng, nasi gorengnya." Bu Lilis datang membawa sepiring nasi goreng dan satu teh anget, membuat Nadira yang sudah makan lima gorengan, berdiri. Mengambil alih nasi goreng ditangan Bu Lilis kemudian, melangkah menuju kursinya. "Bu Lis, nasi gorengnya enak," teriak Nadira yang baru saja mencicipi satu suap nasi gorengnga.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Fiona menggeram tertahan sambil memaki dalam hati. 'Duh, si Naura mana sih!' batin Fiona kian rikuh karena sahabat karibnya itu belum juga menampakkan diri untuk menyelamatkannya. "Itulah mengapa aku tidak menyukainya. Dia selalu merasa benar sendiri," sindir Sheila yang hanya menonton dari samping. "Alasanmu tidak masuk akal!" timpal Fiona pada Sheila.
1065.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Di sampingnya, seorang pria berbadan tinggi besar tersenyum hangat. Reno. Karina mengepalkan tangan. Matanya menatap tajam penuh luapan bara dendam. ‘Mari kita berkenalan kembali, Reno. Kali ini, aku adalah Sheila … wanita kuat yang tak punya celah untuk kau remukkan.’
10232.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
She Is

She Is

Emosi, dong … masa enggaakkk… Hi, Semua … Alen D. di sini. Apa kabar kalian? Pasti baik, ‘kan? Tunggu kelanjutannya, ya … Love you.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai neng sheila
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status