Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
New duda

New duda

Huh, yang benar saja! "Kenapa harus kasih lagi sih Bi? Ya udahlah dia gak usah terlalu di pikirkan. Teman bukan, saudara bukan, apalagi keluarga juga bukan." tolak ku malas sekali jika mengantarkan lagi rantang untuk pria angkuh itu. "Tapi dia tetangga kita," sahut bi yang selalu bisa menang berdebat denganku. "Sebagai tetangga yang baik apa salah jika kita saling berbagi dengan para tetangga?"
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Another day

Another day

Saat Alea sedang duduk di kursinya, seorang siswi dengan nametag Lili menghampirinya sambil bersilang tangan. "Hallo anak baru, kenalin aku Lili," sapa Lili tanpa sopan santun sedikitpun. "Ada apa dengan anak ini? Tingkahnya songong banget," batin Alea. Alea menyeringai sambil berkata "Hallo aku Alea." "Tak ada yang menanyakan namamu hahaha," sahut Lili sambil tertawa puas.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Home

Home

*** ["Lo lagi tengkar sama Runalla lagi? Padahal kayaknya kemarin baru aja baikan deh. Dia juga happy banget. Kenapa lagi? Bukan gara-gara titit gue, kan?" "Sumpah deh—" ["Kalau mau, lo nginep aja dulu di apartemen gue. Kebetulan kosong. Gue ada urusan di rumah, Noela juga lagi keluar kota buat nemuin Tantenya. Tenang, gratis kok. Lo tahu daerah X, kan? Apartemen gue di sekitar sana dan kunci biasanya gue titipin di security. Entar pas lo di sana, telepon gue, biar gue bicara sama Pak Hasan."]
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneelprend
goda Baya sambil melepaskan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL)-nya. Aku mencibir. “Dih, apaan sih. Lebay.” jawabku geli. Hahaha entah mengapa aku tidak bisa bermanis-manisan dengan Baya. Mungkin karena kita adalah teman sekelas saat SMA. “Yuk, masuk.” “Ada cafe baru. Cobain, yuk.” “Siap. Aku ganti baju dulu kalau gitu.” aku langsung menuju kamarku dan bersiap-siap.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

ujar Hoshi. "Hm, iya..." ______________________ Sore menjelang malam membuat hembusan angin semakin kencang menambah kadar dingin. Keempat gadis itu bernafas lega setelah masuk ke rumah teman barunya. Ya, itu adalah rumahnya Erion dan kawan-kawannya. Karena jarak paling dekat disitu. Berbeda dengan mereka, Alpha bahkan enggan untuk masuk kedalam. Ia jadi teringat dengan teman-temannya yang masih di gunung sana, pasti mereka merasa tersiksa. Sementara dirinya? Main kabur segala.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
NEWBORN

NEWBORN

If you ever feel scared Just remember that I’m with you Sudah seminggu berlalu sejak Dean, Annabeth, dan Gabe kembali ke London. Annabeth merasa nyaman di rumah Dean di kawasan Belgravia itu. Lingkungan tempat tinggal mereka begitu sepi dan Annabeth tak perlu teringat keluarganya lebih sering. Dia dan Gabe sering berebut remote televisi untuk menonton acara televisi yang mereka inginkan. Ia juga sering berebut laptop dengan Gabe sehingga Dean membelikan satu untuknya hanya agar dia bisa bermain game berburu zombie dari laptopnya sendiri.
1028.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta dan Dendam sang CEO
Baca
+Pustaka
Pesona Om Bule

Pesona Om Bule

** Aku terhuyung ketika tiba-tiba saja Imel berlari menujuku dengan begitu histeris. "Mir, lo harus lihat! Lo harus lihat!" Imel menarik tanganku dengan sangat buru-buru. Aku yang baru selesai mandi sontak menepis tangannya dan memilih duduk di sofa. "Mir, ada tetangga baru yang tinggal di depan apartemen lo!" ucap Imel. "Biarin aja, sih. Kenapa emang?" "Lo harus lihat dulu siapa orangnya?!"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

Mata teduhnya kemudian melihat seorang wanita yang mengunjungi rumahnya. "Hai, saya penghuni baru di rumah sebelah, semoga kita bisa bertetangga dengan baik yaa. Namaku Tammi." ucap wanita itu dengan sangat percaya diri menatap Jingga. "Hai juga, ohh senang sekali akhirnya rumah sebelah berpenghuni. Semoga betah ya mbak Tammi." jawab Jingga sambil enyambut ramah tamunya itu. Obrolan singkat keduanya berjalan sangat cepat karena Tammi yang terburu-buru. Sementara Jingga sedikitpun tak menaruh prasangka buruk pada wanita tetangga barunya itu.
825.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Perfect Partner

Perfect Partner

Flavia tersenyum. “Kamu akan bertetangga nanti dengan orang yang akan menyewa nanti.” “Wah … semoga penyewanya nanti bisa menjadi tetangga yang baik.” Flavia tidak sabar akan punya tetangga baru. Karena biar jauh lebih tenang saja. Karena sudah cukup lama apartemen sebelahnya itu kosong.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai new neighbor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status