Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Seksi Sang Casanova

Istri Seksi Sang Casanova

Tentu sopir lebih bersemangat. Perjalanan cukup jauh ternyata. Mobil melewati kabupaten Badung, Kuta Selatan. Di pinggiran jalan Gabriel dapat menikmati pemandangan indah pantai Melasti Ungasan, sebelum kacamatanya ia turunkan tergesa begitu melihat orang gila berjalan menyimpangi mobil yang dinaikinya itu. "Berhenti cepat, Pak. Tepikan ke kiri mobilnya sekarang!" suruh Gabriel begitu tak sabar.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Selain karena gelap malam, juga sulit akibat jarak yang masih cukup jauh. Juga karena ada halangan dari mobil-mobil lain yang sesekali melintas mendahului mereka. Perasaan Gending menjadi tidak enak. Nalurinya memberi tahu bahwa ada bahaya yang mengintai mereka. Akan tetapi, sekejap kemudian ia mencoba menenangkan dirinya sendiri. “Bisa saja mobil fortuner itu mempunyai tujuan yang sama, ke kawasan Pantai Indah Kapuk juga.”
1045.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ngatmombilung menepi
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Selamat datang kk pembaca di novel Jagoan Kampung Merantau ke Kota. Jangan lewatkan jg karya sy yg lain: - ABANG OJEK VS IBU POLWAN (highly recommnded nih) - SUSAHNYA JADI MAS JOKO. Terima kasih kk semua. sehat selalu
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Rubby menimpali dengan bahagia. “Hentikan mobilnya! Ibu, Tante, coba perhatikan apa yang kulihat! Kurasa aku melihat fatamorgana!” Sepupu nomor tiga berteriak kegirangan. “Apa? Fatamorgana? Coba aku lihat!” Semua orang turun dari mobil berusaha untuk bisa lebih jelas. Tampak pemandangan rumah mewah dan mahal di puncak gunung berselimut kabut tipis.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523.3K kali sebagai ngatmombilung menepi
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
Patah

Patah

Angin malam dari gunung langsung terasa menyerbu masuk. Stay or leave? Manggala melihat layar ponsel Nayara masih berpendar. “Pak, apa ada opang di sekitar sini?” tanyanya. “Ojol nggak ada yang aktif.” Dia sudah keluar dari mobil sambil mencangklong backpack. Sedikit menggigil dipelukan udara gunung.
1028.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 851 kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
Mutasi Alam Liar

Mutasi Alam Liar

Area jadi lebih ramai saat sekitar selusin penumpang turun dari angkutan. “Kita naik mobil lagi ke arah desa dekat Sungai Barito. Kira-kira 30 menit lagi sampai tujuan,” kata Rina sambil memimpin. Hanya ada satu mobil ke arah itu, dan kondisinya beda. Ada noda darah dan daging yang tergencet di depan, plus beberapa lubang di badan mobil. Kelihatan menyeramkan. Budi tiba-tiba bertanya, “Angkot ini lewat daerah bukit dekat gunung nggak?”
815 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat

Terjerat Hasrat

Cuaca yang cerah membuat perjalanannya lebih menyenangkan. Kabut tipis masih menaungi punggung sampai ke puncak gunung. Sinar mentari yang mulai tinggi perlahan mengusirnya. Nita melewati jalan aspal yang berkelok di sekitar vila Seganti Setungguan yang berada di punggung, sekitar sepertiga ketinggian gunung. Vila itu tampak asri berada di sekitar perkebunan teh yang mengelilinginya. Nita terus memacu motornya menanjak ke Tugu Rimau di ketinggian 1.820 mdpl, hampir dua pertiga ketinggian gunung.
9.2225.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
KASTA HARTA DAN CINTA

KASTA HARTA DAN CINTA

kata gadis itu di kejauhan. Gung Yoga menutup ponselnya. Sesaat kemudian terdengar suara notifikasi. Setelah memeriksa peta yang dikirimkan, pria itu kembali mengendarai mobilnya menuju kawasan Nusa Dua. Setelah melewati jalan utama yang sibuk, mobil itu memasuki sebuah gerbang kompleks perumahan yang cukup elit. Terlihat deretan rumah berlantai dua dan modern dihadapan Gung Yoga.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
ISTRIKU SERING DIAM SETELAH KUBENTAK!

ISTRIKU SERING DIAM SETELAH KUBENTAK!

Ah, lagi sesal itu datang. Nita kembali terlihat berjalan menjauh dari pekarangan rumah. Dengan tergopoh ia terus melangkah tanpa menoleh lagi ke belakang. Masih terlihat aman, sampai sebuah mobil berhenti begitu saja tepat di sampingnya.
9.866.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi CEO Arogan

Mendadak Dinikahi CEO Arogan

Zea segera menjauhkan diri dari Natan. Zea melirik sekitar, di luar mobil ada begitu banyak teman-teman kampusnya yang berlalu lalang. “Tenang, Sayang. Mereka tidak akan bisa melihatnya, kaca mobil ini gelap kalau dilihat dari luar.” Natan tidak akan menyerah sebelum mendapatkan yang dia inginkan. “Kan tadi sebelum berangkat udah, Mas.” Zea merengek merasa frustasi menghadapi suaminya yang apa-apa harus sun dulu.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

Ia ingin bicara secara langsung dengan Shania, tidak melalui ponsel karena pasti kondisi mereka yang masih panas saat ini, akan membuat keadaan semakin runyam. Sekitar Maghrib mobil yang Angga tumpangi tiba di depan rumahnya. Lelaki itu menurunkan koper yang berisi barang-barang Anggita dan juga menuntun Anggita turun. Setelahnya mereka berjalan kaki menuju rumah.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai ngatmombilung menepi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status