Pemuas Nafsu Tuan Muda
Terkadang, Nada merasa iri melihat ketenangannya, sementara dirinya tak bisa tidur nyenyak karena berbagai pikiran yang terus mengganggu.
Nada kemudian berjalan pelan ke meja kecil di dekat tempat tidur. Meja itu berantakan dengan barang-barang yang tertinggal semalam. Buku-buku yang terbuka, pena, dan beberapa catatan berserakan. Dengan hati-hati, Nada mulai merapikan meja itu. Satu per satu, ia menyusun buku-buku yang tidak tertata dengan rapi, menata benda-benda kecil dengan cermat, sementara pikirannya masih melayang, merenungkan apa yang akan ia lakukan hari ini.
Hot Chapters