VENDETTA
Prosesi itu ditutup dengan tepukan lembut di bahu Nadia, sebuah tanda bahwa wejangan dan restunya telah usai diberikan.
Nadia kemudian beringsut kesamping perlahan, lalu bergeser dengan lutut berpindah ke hadapan Aki dari Galih yang duduk di sebelah Ninik.
Sementara Nadia berpindah, Aditya dengan sigap namun tetap santun bergerak maju dengan lutut, menggantikan posisi Nadia di depan Ninik dari Galih. Aditya meraih punggung tangan wanita sepuh itu, mengecupnya, lalu merunduk dalam mencium lutut kanannya, dan kembali mencium punggung tangannya untuk memulai prosesi mohon restu pertamanya sebagai calon cucu menantu. Begitu seterusnya, mereka bergerak beriringan secara bergantian, mendatangi bar
Hot Chapters