Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Manis sang Pewaris

Istri Manis sang Pewaris

“Memangnya apa yang membuatmu tertarik sama café itu?” “Em… aku sendiri nggak tahu, tapi aku merasa café itu unik.” Davin menggenggam tangan Jingga erat saat mereka menyeberangi jalan. Dari luar, café itu terlihat tidak begitu luas. Pintunya berwarna merah dan di atas pintu itu bertuliskan Book Café. Dari namanya pun Jingga sudah bisa menebak bahwa itu bukan hanya café biasa.
10220.0K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as nimna book cafe
Show Reviews (37)
Read
+Library
eld
ini cerita termanis yg pernah aku baca sih. alurnya juga ga bertele tele, bener2 singkat, padat tapi sekali lagi manis. bahasanya juga enak dibaca, ga kaku dan santai gaya bahasa kita sehari hari yg buat baca jadi nyaman. big thanks to author udah buat cerita semanis ini ...️
Kamarea Donna
Alur ceritanya menarik dan membuat hati pilu seperti bisa merasakan pedihnya hati Jingga dan hatinya yang terkoyak.Lalu dia kecelakaan dan mati bikin penasaran bagaimana kelanjutan kisah ini dgn Jingga yg sudah dibuat mati pada awal cerita, bagaimana nasib anaknya Oliver?Harus baca sampai habis ini
Read All Reviews
Menyala Istri Sah!

Menyala Istri Sah!

Sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal. [Kalau kamu ingin tahu siapa sebenarnya wanita yang selalu ada di samping suamimu, datanglah ke kafe di Jalan Senopati sore ini. Jangan terlambat.] Nayara membaca pesan itu berulang kali. Hatinya berdebar, pikirannya berkecamuk. Ia tahu siapa pengirimnya. Tidak perlu ditebak lagi. Kafe yang disebutkan tidak jauh dari rumah. Tempatnya cukup mewah, sering menjadi lokasi pertemuan bisnis. Begitu masuk, matanya langsung tertuju pada satu sudut ruangan.
66.3K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as nimna book cafe
Read
+Library
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Ia menghadiahkan Bayu senyum terbaik untuk membuat pemuda itu percaya bahwa dirinya akan baik-baik saja mulai detik ini. Cafe yang Nayla pilih sebagai lokasi bertemu bukan berada di jalan utama. Hanya cafe kecil biasa dengan jumlah meja tak lebih dari sepuluh. Makanan dan minuman yang dijual di sana termasuk murah, sehingga meja yang sedikit itu sering penuh di jam makan siang. Nayla hanya mendapat meja yang sudah berada di teras. Jalan di depannya pun akan sulit dilewati jika ada dua mobil yang tak sengaja berpapasan.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as nimna book cafe
Read
+Library
The Scars

The Scars

Awalnya Kaluna malas sekali bertemu langsung dengan para penulis, Ia lebih suka memberikan contoh sampulnya kepada Gama atau para editor sebagai perantara dibanding harus bertemu langsung. Akhirnya Kaluna memilih sebuah café yang tidak terlalu besar dan cukup sepi pengunjung namun hal lain yang membuatnya tertarik adalah nama café tersebut yang mirip dengan namanya, Naluna Café. “Ice Americano nya satu sama matcha latte nya satu ya mas,” ucap Kaluna.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as nimna book cafe
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

Namika langsung menoleh ke samping dan menyadari jika Inola memang sedang berbicara dengannya. “Okey, kamu mau ngomong di mana?” tanya Namika. Perempuan itu tidak membalas kata-kata Namika dan hanya berjalan. Namika mendesah pelan dan memutuskan untuk mengikuti Inola. Mereka berdua kemudian tiba di kafe yang berada di pinggir pantai. Dekorasi kafe itu membuat Namika mengingat kafe di pantai Bali Selatan. Ia pun melihat itu dengan ketertarikan mendalam.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as nimna book cafe
Read
+Library
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Cicit Bagas. "Mas emang paling top sedunia." **** Bagas dan Nina menghabiskan waktu di sebuah cafe bernuansa alam. Di sudut, ada sebuah ruangan dengan banyak rak buku yang mengelilingi sebuah meja tengah. Tapi, juga ada pilihan untuk duduk-duduk di bean bag yang berbataskan dinding kaca. Keduanya hening, fokus membaca buku masing-masing, sambil memakan camilan dan minuman yang telah mereka pesan. Nina membaca novel romansa sedangkan Bagas membaca komik detektif conan.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as nimna book cafe
Read
+Library
Terjebak Cinta Saudara

Terjebak Cinta Saudara

kata Nayla. Naraya menutup buku menu, kemudian terlihat berpikir. “Tidak apa-apa kamu keluar buat beli rujak?” tanya Naraya ragu, taku mengganggu kerjaan adiknya. “Ga apa-apa, lagipula kafe juga sedang sepi,” jawab Nayla, kemudian mengedarkan pandangan dan melihat hanya beberapa pengunjung yang datang di sana.
9.611.9K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as nimna book cafe
Read
+Library
Gadis Penjual Pecel, Sukses jadi Miliarder

Gadis Penjual Pecel, Sukses jadi Miliarder

gumam nya, sambil mengedarkan pandangannya, ke segala arah. "Mau pesan apa Nay?" tanya Bimo, menyodorkan buku menu. Kanaya kemudian melihat aneka menu di dalam buku itu, yang ternyata mengusung konsep aneka bakso. "Jadi spesialis bakso ya?" ucap Kanaya, sambil melihat-lihat, menu di buku itu. "Iya Kak, kafe ini adalah cabang yang 20 milik Mas Abdul yang terkenal itu." ucap sang pelayan menjelaskan.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as nimna book cafe
Read
+Library
MENANTI HATI MAJIKAN YANG TERPAKSA KUNIKAHI

MENANTI HATI MAJIKAN YANG TERPAKSA KUNIKAHI

tanya Namira makin penasaran. "Dekat Bank BCA yang di jalan utama sebelum masuk jalan kompleks ini satu, yang dekat jalan menuju Bandara satu, Nami. Yang lainnya Simbok gak tau." Namira manggut-manggut. Ternyata cafe tempatnya bekerja dulu adalah milik Ervan. Pantas saja waktu itu si bos tanpa babibu langsung menyuruhnya minta maaf, mungkin ingin Namira berlutut di hadapannya. Dia pikir masalah akan cepat selesai dengan seperti itu, dan Namira tetap bisa bekerja jika pemilik cafe bermurah hati padanya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as nimna book cafe
Read
+Library
Ratu Indigo VS Bad Boy

Ratu Indigo VS Bad Boy

Tanya Raga. Amira mengangguk. Dia sudah bisa melihat sekeliling sekarang. Amira baru menyadari jika cafe yang mereka datangi ternyata sangat bagus. Cafe bernuansa kayu dengan hiasan tanaman rambat dan lampu kecil yang berkelap-kelip. Tempat yang sangat cocok untuk anak muda. “Suka enggak cafenya?” Tanya Evan setelah Amira selesai melihat ke sekeliling. “Gue sempet cari di internet. Ini yang paling banyak rekomendasinya.”
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as nimna book cafe
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status