Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nafkah Nasi Aking

Nafkah Nasi Aking

Pipi Jona bersemu merah. “Tidak apa-apa, sepertinya Ibu akan mendaftar jadi pagar ayu, nih!” ujarnya. “Pagar ayu? Disini?” tanyaku. “Di acara nikahan kalian, hehe ….” jawabnya. Aku dan Jona saling tersenyum malu. Setelah memantapkan diri, kami akhirnya turun dan membawa barang-barang kami ke dalam. Belum banyak orang, jadi kami bisa leluasa menata peralatan catering kami, dan makanan yang sudah siap.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 526 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band Mendengar lagu yang dinyanyikan Asahy untuknya, membuat Riri meneteskan air mata. Ia kemudian kembali memeluk anaknya itu dengan erat. Wanita itu sesenggukan di pelukan Asahy. Asahy pun kembali ikut menangis di pelukan Riri. "Makasih, Sayang. Makasih untuk lagu yang udah kamu nyanyikan untuk Mami. Mami bener-bener terharu dengernya," ucap Riri di sela-sela tangisnya.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Finding Nami  ( INDONESIA )

Finding Nami ( INDONESIA )

goda James. "Keluar sana!" usir Nami karena kesal sekaligus malu. "Kakak tidak peduli," James memegang pundak Nami. "Hahaha," kamu lapar?" James urung mencium bibir Nami karena mendengar perutnya yang bersuara. "Aku tidak makan dari semalam," ucap Nami lirih. "Oh, ya Tuhan …. Maafkan Kakak, Sayang. Kakak membuatmu resah sehingga kamu tidak nafsu makan." James mencium punggung tangan Nami.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Hanya Kau Milikku

Hanya Kau Milikku

tanya Dilah penasaran. "Nona tak perlu tahu," tersenyum menggaruk kepala walaupun tak gatal. "Iya sudah," kesal Dilah dan mengerutkan bibirnya. Maafkan aku Nona, aku tak ingin kau tahu siapa aku sebenarnya. Batin Franz. "Ali aku lapar,' ucap Dilah sambil memegang perutnya. "Lapar ya?" Franz ke sungai yang mengalir tenang dan terdapat anak-anak yang memancing ikan.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

Senyum, Fea ukir manis di bibirnya. "Kamu beneran ga apa-apa?" Rania menatap Fea. "Aku baik-baik saja." Fea masih tersenyum. "Aiih, pungguk merindukan bulan. Sayang sekali, bulan terlalu tinggi digapai." Nadine masuk ruangan itu. Dia melihat kepada Fea dengan pandangan mengejek. Rania menoleh cepat dan ingin membalas ucapan Nadine yang menyindir Fea. Tangan Fea lebih cepat memegang lengan Rania, dia minta Rania diam.
9.935.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Ibu

Wanita Pilihan Ibu

ucap Nina sarkas. Laila tersenyum kecil, mencoba memahami karakter Nina yang ceplas ceplos, tak jarang ucapannya melukai hati. “Saya ke sini cuma mau nganter sarapan, Mbak. Almarhumah Bu Fatma berpesan kepadaku supaya menyediakan makanan untuk tamu. Mbak Nina ‘kan tamu. Jadi saya yang akan menyiapkan sarapan, makan siang dan makan malam. Semoga Mbak Nina berkenan.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
1095 Days!

1095 Days!

Alvalino langsung mendekatkan microfon ke mulutnya dan berkata, “Malam ini, gue sama Naira akan menyanyi bersama. Jadi mohon perhatiannya sebentar.” “Heart beats fast... colors and promises.” Alvalino memulainya terlebih dahulu dengan mata yang sudah memandang Naira cukup dalam. “How to be brave, how i can love when i’m afraid to fall.” “But watching you stand alone. All of my doubt, suddenly goes away somehow.” “One step closer.” Naira mulai mengikuti Alvalino dengan tersenyum lebar. Seluruh murid tampak menikmati suara mereka berdua yang terdengar sangat merdu.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Another Marriage

Another Marriage

Michelle meninggalkan studio 8 dan pergi ke area kerja. Seorang teman kerja melihatnya dan berkata sambil tersenyum: "Fitria, kemana kamu pergi tadi? Peserta bernama Nina itu benar-benar luar biasa. Aku hampir menangis mendengarnya bernyanyi. Dia pasti pernah mengalami cerita hidup seperti isi lagu itu. Benar-benar sagat menyentuh!" "Begitukah? Sayang sekali, sepertinya aku pergi ke toilet terlalu lama," kata Michelle.
9.5605.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.1K kali sebagai nina lirik feast
Tampilkan Ulasan (137)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Benaran Mantan?

Benaran Mantan?

Tanya ibu Fano yang langsung di anggukan oleh Naina. Naina turun dari kasur dan langsung menghampiri laptopnya itu, "Naina juga suka dengan lagu yang kedua ini Nek, lagu yang wajib papa dengar saat ingin meninggalkan ruangan kerjanya." Dengan satu kali tekan, lagu Element-Rahasia hati sudah berubah menjadi lagi Rama-saat terindah.
9.911.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status