Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

Suasana kafe pun cair seketika. Di dalam, musik mulai terdengar dari pengeras suara. Rina sudah berada di panggung, menggenggam mikrofon. "Aku duluan nyanyi ya. Aku pengen tribute buat mantan aku yang nyakitin tapi cakep," serunya. Sherin tertawa kecil, duduk nyaman di pangkuan Bi Ira. "Eh, kamu sadar nggak sih?" bisik Lesti ke Lili. "Sherin tuh mirip siapa gitu... Bukan cuma Keya. Ada satu orang lagi."
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Nista Pembawa Nikmat

Nista Pembawa Nikmat

"Mana Ari, Ma?" "Sssttt ...." Isyarat Nurul sembari menutupi mulut nya pakai jari telunjuk. "Sabar Yah.. dia lagi salat, Awas... ingat lho pesan Mama, jangan main kasar sama anak," pinta Nurul pada suaminya. Tiba-tiba terdengar suara Ari bernyanyi-nyanyi lirih dari ruang salat, tanpa basa-basi lagi Pak Suhadi pun langsung memanggilnya.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

ia maju setengah langkah, jarinya teracung tajam ke arah Rina, “…awas aja lo!” Rina terdiam sejenak, lalu perlahan menyeringai sinis. Tatapannya beralih tajam menusuk Alya, penuh kebencian. “Sekarang lo bisa lolos, Alya” suaranya lirih tapi menusuk, seperti janji yang berbahaya. Alya menelan ludah, tubuhnya makin gemetar. Ia menggenggam lengan Nanda erat, berusaha menariknya menjauh.
10117.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Terjebak NostalGila

Terjebak NostalGila

Hal yang pada akhirnya membuat Mika merasa sedikit risi. "Jadi, Ibu mau pesan yang mana?" tanya Mika sekali lagi. Langsung saja Laura sebut americano dan chiffon kelapa sebagai menu yang diinginkannya. "Pesanan akan diantar dalam waktu lima menit. Mohon ditunggu!" Dalam waktu singkat Laura langsung memberikan penilaian. Bahwa Mika bukanlah berasal dari kasta rendahan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Nayla menatap Feby dari cermin dengan kening berkerut. "Hei, lo Nayla Anastasya kan? Diajak ngomong kok diem aja," ucap Rasti menatap Nayla. "Bisu lo ya?" Nayla tidak menggubris. "Jangan temenan sama Tina, nggak ada bagus-bagusnya. Mentang-mentang sekertaris PA, banyak dekat sama alumni belagu," kata Aneta. Menyisir rambutnya.
9.420.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 669 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Surya di belakang Naya yang berdiri sejak tadi, memerhatikan mereka bertiga yang terlihat cemas, kesal, juga beraura yang Surya tidak yakin apa dia boleh berada di ruangan itu sekarang. Naya menyanyikan sebuah lagu lama, lagu yang mau atau pun tidak ketiga bocah itu akan datang menemuinya. Rock -a-bye baby, on the tree top. When the wind blows, the cradle will rock; When the bough breaks, the cradle will fall And down will come baby, cradle and all. Hush a bye baby, up in the sky, On a soft cloud tis easy to fly; When the clouds burst the raindrops will fall
8.55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

“Mencuci piring bekas semalam, menyiapkan sarapan kamu, membenahi kamar—“ “Hei, mau ke mana?” Farid menahan tangan Nayla yang hendak beranjak darinya. “Temani dulu aku sarapan.” “Mencuci seprai!” Farid terbahak mendengar jawaban Nayla yang terakhir. Sepertinya saat sedang kasmaran begini, pulang ke rumah akan lebih menyenangkan.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

“Aku nggak akan bisa sejauh ini tanpa kamu. Makasih udah temani aku.” Ia tidak menunggu balasan. Ia tahu, di luar sana, seseorang sedang mencoba membantunya kembali jadi dirinya sendiri. Hari-hari berlalu cepat. Festival Musik Kampus semakin dekat. Poster-poster mulai dipasang, dan nama-nama peserta diumumkan. Di antara nama-nama itu, tertera: “LUNA – Original Song: ‘Langit yang Sama’”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa untuk Naya

Belahan Jiwa untuk Naya

kata Naya seraya beranjak. Kulirik Daniel masih memandang teman Naya yang bernama Gea. "Naksir?!" Daniel menoleh cepat. "Dia bukan tipe cewek aku. Berani banget dia acuhin aku!" "Gimana rasanya di acuhin? Hak dia dong, kenal ama kamu aja enggak!" "Jangan sebut Daniel kalau nggak bisa taklukin dia!" katanya bangga. "Jangan melting kamu! Auto ditolak!"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Harem milik Suamiku

Harem milik Suamiku

cecar Nina sambil mengusap kasar, sudut matanya yang berair. "Oh Nina, ayolah.. kita jangan saling ngotot lagi. Aku tahu, kamu marah-marah pasti karena sedang lapar kan. Ayo, aku akan mentraktirmu. Kita akan makan di depot kesukaanmu ya." "Tidak. Tidak. Tidak. Dan tidak!" jerit Nina marah sambil mengacak-acak rambutnya. "Aku tidak mau kemanapun denganmu. KAMU INI MENGERTI BAHASA-KU, TIDAK?!"
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai nina lirik feast
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status