Resep Rahasia Sang Pecundang
Di tengah ruangan, sebuah tungku tanah liat raksasa menyala, apinya bukan api yang berkobar, melainkan lapisan bara merah yang berdenyut seperti jantung.
Di atasnya, sebuah kuali besi legam berukuran masif berisi adonan rendang berwarna cokelat keemasan yang bergolak perlahan. Aroma yang tercium dari kuali itu begitu surgawi, membuat kaldu Mbah Karto terasa seperti pembuka.
“Duduk,” kata Mak Rendang, menunjuk sebuah bangku kayu kecil di samping tungku. “Jangan lakukan apa-apa. Jangan bicara. Lihat saja.”
인기 회차