Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tawanan Sang Billionaire

Tawanan Sang Billionaire

tanya Sanca dengan senyum terpaksa. "Ya, sudah selesai. Pelayan, ingatlah untuk membawa kepiting terbesar, dan abalon terbesar. Bulu babinya harus yang masih segar. Oke?" kata Erza. Sanca hampir pingsan, jika semua ini dituruti oleh pelayan itu, maka harganya akan berlipat ganda. Kali ini, dia tidak tahu harus berkata apa. "Ada apa? Apakah Anda merasa tidak nyaman?" Erza melihat ekspresi Sanca, dan dia merasa bangga. Ketika dia memikirkannya, semua hanya permulaan.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
ANATASYA

ANATASYA

ucap Intan. "Iyalah, sekolah aja kalo ulang tahun di rayain, emangnya lo, kalo ultah paling tiup lilin doang. Itupun lilin buat kalo lagi mati lampu." tawa Hana menggelegar, menertawakan ucapannya sendiri. "Sembarangan lo! Liat aja ya nanti, kalo gue ultah gue gak bakal undang lo!" Intan menjulurkan lidahnya, seraya pergi dari sana. Karena barisan yang sudah di bubarkan.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

tanya Sua penasaran. "Kenapa kamu tidak mengggunakan jurus kecantikanmu saja. Fira, tahu nggak ? Kamu itu sekali kamu memamerkan senyumanmu yang selalu kamu sembunyikan itu, laki-laki pasti akan langsung jatuh cinta ke padamu" kata Sua yang merasa pasti temannya itu ke mana- mana selalu menunjukkan wajar datarnya. Sambil tersenyum Safira menjawab temannya itu. " Sua aku tidak bisa menggunkan hal seperti itu. Dia bukan tipe laki-laki yang akan dengan mudahnya tertarik dengan perempuan dengan hanya memamerkan senyuman.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
Aku Tak Ingin Menjadi Yang Kedua.

Aku Tak Ingin Menjadi Yang Kedua.

tanya Fina. "Iya, Mih." setelah berkata Nisa masuk ke dalam mencuci tangan, lalu kembali lagi. "Bu Atun, ke sinikan Attala, Nisa udah lama nggak gendong." Nisa merentangkan tangan menyambut Attala. "Uhhh ... Udah besar, makin ganteng aja," ujar Nisa, mencium pipi gembul Attala. Melihat Nisa mencium Attala, Fatta berlari menerjang Nisa. "Mamah, aku juga mau di cium!" seru Fatta.
1025.2K viewsCompletedAdded to Library 604 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Beberapa hari ini, badan Naya memang sempat panas lagi walau tidak terlalu tinggi. “Tiup lilinnya, tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang juga sekarang juga, sekarang juga …” Naya menarik napas panjang dan meniup lilin sekuat tenaga. Saat hampir padam, api lilin kembali membesar hingga membuat Naya melebarkan mata. Anak perempuan itu kembali menarik napas panjang dan meniupnya sekali lagi. Gagal. Seperti pertama tadi, api lilin kembali menyala.
998.5K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

ucap mommy Noura. *** " "
101.5K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
Sabitah

Sabitah

Reandra mencoba tersenyum tipis. “Aku harap kau bisa memahami keadaanku. Karena sikapku yang seperti ini semata-mata agar aku segera bisa mengeluarkan adikku dari tempat entah di mana itu,” ucap Juna. “Adik?” “Ya. Adik yang sangat aku sayangi, Sabitah Nayanika....” ***
102.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

tanyanya. Fatma menggeleng dengan senyuman yang belum juga pudar, "Aku hanya sedikit lelah, karena perjalanan semalam," kilah Fatma. "A-apa yang Mama ucapkan? Fatma pulang ke Tangier?" tanya Sabrina dengan wajah takjub. Tentu wanita iblis itu akan beruforia jika apa yang dia dengan adalah sesuatu yang benar. Dengan demikian, dia akan menjadi satu-satunya menantu kesayangan di keluarga Ahbity.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Show Reviews (50)
Read
+Library
Hudaibah
Baru part awal sudah merasa terbang ke latar yang dibangun sama penulis. Tidak perlu sulit meraba-raba latarnya. Pembaca seperti masuk ke dalam ruang 3 dimensi dan menyaksikan tiap adegan secara nyata. Kendalanya cuma beberapa kata yang salah ketik tapi masih bisa dimaklumi. Sangat direkomendasikan.
Fitria Sulaeman
Syukaaa... Syukaa sekali sama ceritanya Fatma Boussetta ini. Apalagi sama penulisnya. Yang selain cantik, baik hati pula. Hehe. Semua pemerannya juga, aku suka. Alurnya susah buat aku tebak. Bikin jadi penasaran, pengen baca terus dan terus... Pengen tahu kelanjutannya lagi dan lagi. semangat up kak
Read All Reviews
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

sahut Nissa santai. "Memang tidak ada hubungannya sama aku. Tapi ... mataku gatal saja melihatmu seperti ini. Kelihatan norak banget." Abyan terkekeh. Entah apa yang lucu di sana. "Kalau begitu masalahnya bukan di aku. Tapi di matamu. Gatal? Garuklah sana. Atau cabut aja sekalian. Biar nggak bisa lihat sama sekali. Dengan begitu, kamu nggak akan gatal dan mengomentari orang lagi seenaknya." Nissa membalas dengan berani. Membuat Abyan langsung melotot tak terima.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 610 Times as nissa sabyan atouna el toufoule
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status