Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELINGKUH DENGAN ISTRIKU

SELINGKUH DENGAN ISTRIKU

tanya Nola, suaranya penuh harap. “Iya dong. Tapi ini kita ke rumah Nenek dulu... Mama kan nungguin di sana,” ucap Bara sambil tersenyum tulus, tangannya mantap kembali menggenggam setir, melajukan mobil dengan hati yang hangat. Tak berapa lama kemudian, Bara dan Nola baru saja tiba di kediaman keluarga Dona. “Nenek!” teriak Nola sambil berlari kecil, lalu langsung memeluk neneknya erat-erat.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 610 Times as novel dia bara
Read
+Library
Gadis yang Tertawan

Gadis yang Tertawan

Tangan Bara reflek menyentuh rambut Dara guna menyingkirkan daun kering yang menempel. "Diah pergi saat aku jatuh ke sungai." "Apa?!" Bara terkejut atas apa yang telah diucapkan Dara. Bagaimana bisa Diah bersikap seperti itu. Bukankah keduanya sangat dekat. Dara sedikit menimbang-nimbang keputusannya. Haruskah ia menceritakan ini kepada Bara, tetapi di tempat ini tidak ada lagi yang dekat dengannya kecuali Diah dan pria ini. Setelah sedikit desakan dari Bara, akhirnya Dara menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Tidak dilebihkan atau dikurangi, bahkan gadis itu tidak ingin Diah terkesan bersalah.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as novel dia bara
Read
+Library
DERITA WAJAH JELEK

DERITA WAJAH JELEK

Diano yang beberapa hari yang lalu baru saja lepas dari penjara tetap menemui Alya dan melanjutkan hubungan gelap mereka. Bara tetap fokus membangun karya-karya novelnya dengan susah payah. Beberapa ada yang laku terjual, tapi banyak juga yang hanya dilihat sekilas oleh para pembacanya. Pantang menyerah sudah mengakar dalam benaknya. Bara terus teguh menjalani hari-harinya yang baru menanti hari esok yaitu hari sidang perceraian antara dia dan Alya. “Besok akan menjadi hari yang melelahkan. Semoga tidak ada masalah lagi!” gumam Bara setelah mengakhiri pekerjaan menulisnya.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as novel dia bara
Read
+Library
DIA

DIA

Mereka tidak bisa dengan bebas keluar masuk gerbang kediaman keluarga mereka yang bahkan luasnya bisa dua kali desa tempat Lidya tinggal kerena mereka sudah tinggal di sana sejak dahulu kala. Bagaimana Lydia bisa tahu? Semua ia ketahui dari para pembantu di kediaman Alsaki yang bercerita. Sekalipun jika Lidya akan menghabiskan waktunya untuk ke tempat hiburan malam yang sudah dipastikan tidak ada karena mereka tinggal bukan di ibukota. Jadi kubur baik-baik nafsu untuk berkeliaran pada malam hari. seandainya adapun sudah pasti penuh oleh para pekerja yang pulang dari ladang, peternakan ataupun dari kilang minyak. Lidya membayangkan jika hidupnya akan seperti berada dalam sangkar emas. Ah, bia
109.3K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as novel dia bara
Read
+Library
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Pikirannya kacau, masih terbayang senyum dingin Kesia dan tessen besi yang berkilau di kegelapan malam. ​Di atas sandaran kursi ukir di sudut kamar, Bara, si kakatua hitam endemik Papua, bertengger dengan angkuh. Jambulnya tegak, matanya yang cerdik mengikuti setiap pergerakan Emilia. Burung itu tampak sangat bersemangat, seolah-olah tumpukan koper di lantai adalah panggung pribadinya. ​"Pindah! Pindah! Moskow dingin! Hawaii panas! Krak!" seru Bara, memulai celotehannya.
10825 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as novel dia bara
Read
+Library
BALADA SANG MANDARA

BALADA SANG MANDARA

Tirza Antara berdecih sinis. "Lalu mengapa kau ada disana? Kau sadar bahwa dirimu adalah seorang mandara, tak sepatutnya kau melukai dirimu hanya karna seorang Yavza." "Sayangnya Yavza itu adalah anak dari ibuku." kecam Tirza Antara dengan tajam. "Aku tidak ingin melihat wanita yang paling kukasihi kembali berduka karna kematian putra sulungnya. Aku berjibaku untukmu, meski aku tetap memperhitungkan segala sesuatu dan membawamu kabur dari puncak maut itu. Aku bisa saja mati disana, namun aku adalah mandara Angin Nava Satra, tentu saja aku tidak akan mengorbankan nyawaku kepada roh alam yang dengan sengaja kau ganggu. Seharusnya kau tahu, Davar. Yang terkuat di Sofraz adalah roh-roh alam yang
4.0K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as novel dia bara
Read
+Library
Istri Hadiah Taruhan

Istri Hadiah Taruhan

Dan dia adalah Barra. Sahabatnya ini masih jomblo. Dia pekerja keras, hingga kadang melupakan kebutuhan asmaranya. Alvin tahu, Barra lelaki yang tepat untuk Rena. Disamping mereka sudah kenal, Barra juga sangat baik dan menghormati wanita. Itu sepengetahuan Alvin. Tapi apakah Barra bisa menaklukkan hati seorang Rena yang sedang terluka.. ⭐⭐
2.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as novel dia bara
Read
+Library
DINAR

DINAR

tanya raccel dinar berfikir sejenak dan menatap keseluruhan gambar "hm aku tau... sepertinya kolam ini harus menyatu dengan bibir pantai dengan begitu kita merasa berenang dipantai kan?" ucap dinar sambil menunjuk bagian belakang gambar villa itu "ya kamu benar, aku suka dengan suasana kolam seperti alami, dan aku inign disini ada tempat bersantai dengan pilar-pilar yang tinggi" lanjtu raccel menambahkan "wahh pilihan bagus nona, dan tentu itu sangat bagus kalau ditambahkan dengan yang nona katakan" ucap wakil yu
105.8K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as novel dia bara
Read
+Library
Dinikahi Mantan Gengster

Dinikahi Mantan Gengster

​Dia adalah Bara—salah satu algojo paling mematikan dari sindikat Maximo, bayangan masa lalu yang paling ingin Matin hindari seumur hidupnya setelah memutuskan keluar dari dunia hitam. ​"Lama tidak jumpa, Matin. Atau... harus panggil Tuan Muda sekarang?" Bara menyeringai lebar, menatap tajam ke arah Matin, lalu beralih melirik Via sekilas dengan tatapan merendahkan. "Wah, pilihan hidup lo jadi pengacara ternyata bikin lo dapet bonus istri yang cantik juga, ya? Sayang sekali, orang-orang di sana gak bakal senang kalau tahu pewaris tunggalnya malah sembunyi jadi pengacara papan atas."
319 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as novel dia bara
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

sebagian dunia masih berupa kabut, tapi perlahan menampakkan bentuk, gunung, lembah, laut. Liora duduk di batu dan menatap Bara dalam diam. “Bara, Dewan Tinggi mungkin masih hidup di dunia lama. Apa kau akan kembali kepada mereka?” Pertanyaan itu menggantung lama di udara. Bara tidak langsung menjawab. Ia hanya memejamkan mata, membiarkan angin menyentuh wajahnya. “Aku tidak ingin kembali untuk melawan mereka,” katanya akhirnya. “Aku hanya ingin menunjukkan bahwa mereka salah menilai arti ketenangan.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as novel dia bara
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status