MENANTU IMPIAN IBU
Langkah mungilnya mendekati Dilan dengan senyum malu-malu.
"Om!" panggilnya.
"Ih, pinternya. Siapa namanya?"
"Binal, Om," ucapnya cadel.
Harti yang melihatnya kemudian tertawa. Binar memang belum bisa mengucapkan huruf 'r' dengan benar.
"Di sini sebentar ya, mau Om ambilkan sesuatu," ucap Dilan yang beranjak ke mobilnya. Dia mengeluarkan coklat yang selalu tersedia di mobilnya karena itu makanan kesukaan Dini.