Istriku Seorang Juragan
Entahlah, aku tak tau, apakah dia cemburu?
"Jingga," aku memanggil pelan, berusaha menyentuh bahunya. "Kenapa kamu semarah ini? Gak usah baperlah, lagi pula akang juga gak tau kalau Sinta mau cium akang"
Jingga membalikkan tubuhnya menatapku, kini air matanya sudah menggenang di pelupuk. "Gampang banget ya akang ngomong gak usah baper, Jingga loh ini. Istri akang, Sinta siapa? Cuma sahabat masa kecil tapi kok mudah banget ya buat cium akang. Sementara Jingga? Sebagai istri belum pernah tuh cium-cium akang. Bahkan untuk peluk akang aja, Jingga harus turutin apa kata akang. Harus mandi dulu lah, ini itu dulu lah. Banyak alasan, Jingga gak papa kang digituin tapi ..."
Hot Chapters