Sisa Cahaya di Jalan Gelap
Musik lembut tetap mengalun, pelayan lalu-lalang tanpa tahu apa yang tengah dirasakan perempuan di pojok ruangan itu.
Di balik ketenangan itu, hati Ratri semakin hancur. Ada rasa malu, jijik, dan sedih yang bercampur menjadi satu. Ia merasa seperti bayangan dirinya sendiri, kehilangan kendali atas hidup yang dulu pernah ia punya.
Galuh menatapnya sesaat, lalu kembali bersandar. “Good,” katanya pendek, dengan nada puas yang menyesakkan dada.
الفصول الرائجة