Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Marissa berlutut dengan patuh dan membiarkan kaki Wisnu bertumpu di kepalanya. Aku bangkit berdiri seketika, ingin membantai pria itu saat ini juga. Tapi, aku terjatuh dengan keras ke lantai karena tertahan rantai. Pada saat itulah, aku menyadari sesuatu. Kami tidak sedang di daratan, tapi di atas kapal. Kapal ini tadi bergoyang sesaat. Masih ada kesempatan, selama kami bisa melompat dari kapal.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Sang Pewaris

Cinta Dingin Sang Pewaris

Sampai para nelayan itu kadang tertawa geli melihat ekspresi penumpangnya yang tampak berbinar-binar setiap mereka memasukkan ikan yang menggelepar-gelepae ke tong atau peti di atas kapal. Matahari mulai menghangat, dan langit pun sudah tampak biru dengan barisan awan seputih kapas yang berarak dengan indah. Mereka semua duduk beristirahat sejenak. Saling berbincang basa-basi dengan duduk berhadapan. Tiba-tiba angin lautan bertindak jahil dengan meniup gaun merah satu-satunya wanita di perahu itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan

Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan

Selain ruang pribadinya yang memakan tempat sekitar seperempat kapal, sisanya merupakan tempat penyimpanan mayat yang dia pungut dari Lembah Percobaan. Benar, aku pertama kali bertemu dengan Tahoka di tempat mengerikan itu. Ada alasannya kenapa aku bilang kapalnya ajaib, terakhir kali aku mengunjunginya, warna kapal ini masih merah muda. Bayangkan betapa mengerikannya pemandangan kapal merah muda di antara tumpukan mayat. Mirip seperti bayanganku akan bahtera Nuh di tengah-tengah banjir bandang.
74.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Jerat Gairah Paman Kekasihku

Jerat Gairah Paman Kekasihku

Senyum lebar Stevan menjadi yang pertama tertangkap indra penglihatannya. Detik berikutnya, Elisa dibuat terpukau oleh keadaan di sekitarnya. Mereka ada di geladak sebuah kapal pesiar yang begitu luas. Jika tidak salah taksir, Elisa yakin permukaan kapal itu bahkan bisa digunakan sebagai landasan helipad. “Stevan, ini ….” “Surprise!” Elisa sudah membuka mulutnya, tapi tidak bisa mengeluarkan satu kata pun dari sana. Dia justru meneguk ludah untuk membasahi kerongkongan yang terasa kering seketika.
9.6305.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Om Mafia

Gairah Cinta Om Mafia

ajak Leon seraya membuka pintu masuk menuju kapal. Lesel mengangguk dan mereka melangkah masuk, meninggalkan pantai yang perlahan-lahan menjauh. Di dalam kapal, suasana lebih tenang dan mewah. Lesel terpesona dengan dekorasi kapal yang elegan, mencerminkan kekayaan dan kemewahan. “Wow. Di sini sangat indah! Aku baru pertama kali menaiki kapal” puji Lesel.
1057.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Raja Hantu Kegelapan

Raja Hantu Kegelapan

Mendengar Cia mengeluhkan kecepatan kapal yang lamban, membuat Rostav kembali memikirkannya, dan entah kenapa hal itu juga membuatnya kesal. Cia melangkah ke kasur Rostav dan duduk di sana, merasakan empuknya kasur itu dibandingkan dengan kasur di kamarnya. Memang seperti inilah perbedaan kualitas kamar Kapten dengan kamar awak kapal. Dia menatap Rostav sambil bersandar di dinding dan bertanya, "apa kapal ini tidak ada mesin atau semacamnya? Waktu kita di dek kapal, aku sempat melihat berbagai pipa kuningan yang menjorok keluar dari badan kapal. Dan di buritan terdapat banyak sekali cerobong asap. Apa benar kapal ini tak memiliki ruang mesin atau semacamnya?"
265 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Malam-Malam di Balik Koridor Asrama Wanita

Malam-Malam di Balik Koridor Asrama Wanita

tanya Rangga, mencoba mencairkan kecanggungan di sepanjang jalan. "Ya. Bersiaplah memegang barang bawaanmu dengan erat, Mahasiswa Baru," jawab kapten wanita itu pendek. Ia tidak menoleh lagi, langsung berjalan kembali menuju ruang kemudi utama dengan langkah tegap. Kapal feri itu perlahan mulai merapat di tengah-tengah kabut putih tebal yang bergulung-gulung, menyelimuti seluruh bibir pantai dan dermaga pelabuhan pulau misterius tersebut.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Pembalik Langit Dunia Persilatan

Pembalik Langit Dunia Persilatan

ucap pemuda berbalik pergi. Kapal sudah berlabuh di pinggir sungai, semua orang menuruni kapal, immortal Lou melompat turun bersama peti mati, setelah itu kapal yang ditumpangi hancur menjadi bongkahan kayu. "Eh, apakah aku salah melakukan sesuatu?" ucap Lou melihat kapal hancur. "Entah?" "Sebaiknya kita cari sebuah desa!" "Ayo!"
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Dia merosot di sisi kapal seperti segumpal lumpur, mulutnya terbuka lebar, jantungnya berdebar kencang, tapi dia tidak bisa menghirup oksigen apa pun. Dia menatap kapal perang hitam yang tetap diam di tempat yang sama. Lambung kapal itu hitam legam, dengan garis-garis dingin, dan tidak ada satu pun cat yang mengelupas. Apa itu tadi? Apakah itu sihir? Atau hukuman dewa? Dia selalu percaya bahwa akhir bagi bajak laut adalah tiang gantungan, atau dilahap oleh monster yang lebih kuat. Tapi dia tidak pernah bermimpi bahwa benda ini yang akan mengakhiri mereka.
9.78.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia mengambil krayon birunya dan menggambar sebuah kapal kecil dengan sayap yang terbuat dari kertas. Seketika, di Nuranipura, sebuah kapal baru muncul di pelabuhan Neo-Nexus. Seorang kapten muda dengan mata penuh binar melangkah keluar, siap untuk memulai ceritanya sendiri. Nara melihatnya dari kejauhan dan melambai. "Selamat datang di Nuranipura," bisik Nara. "Di sini, tidak ada titik akhir. Hanya ada koma yang sangat panjang dan indah..."
791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai novel pada sebuah kapal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status