Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Erotomania

Erotomania

jawabku sekenanya. “Bisakah aku membaca buku lain?” tanya Paco. “Ooh Pac, ini sudah larut malam...aku tak tahu,” jawabku. Ada kekecewaan di wajah Paco. Entah kenapa dia begitu menginginkan buku baru malam itu juga. Sampai akhirnya terdengar suara-suara yang sedikit mengganggu dari dalam apartemen Paco. Ibunya sedang bercinta dengan Ron, pacarnya. Dan Paco harus mendengarkan semua hal yang aku rasa tidak pantas didengarkan sambil membaca buku di luar apartemen. Ugh, ada apa malam ini, 'sepertinya semua orang sedang bercinta, kecuali aku. Bahkan pasangan baru ini. Segera aku menyetujui permintaan Paco. “Ok. Kenapa tidak?” Aku mengajak Paco ke toko buku malam itu juga.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Pacar Pembantu

Pacar Pembantu

sungut Mentari. "Ada kok, gue sering temuin cogan dingin, jutek, judes, galak, yang nggak pernah punya pacar," tukas Nabilla. "Dimana-dimana Nab? Please tunjukkin ke gue?" Sagita memelas. "Di novel fiksi, hehe." Nabilla menjawab lalu tersenyum geli. "Yaelah, Nab. Pleasee. Udah siang, mau sampai kapan lu ngayal mulu? Nggak capek?"
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Pacar Toxic

Pacar Toxic

Pacar Toxic 20 Pov Pak Tema. "Bukannya Papa mau mencampuri urusan rumah tanggamu, Papa hanya kasihan melihat kamu hidup seperti robot seperti itu. Mau sampai kapan kamu seperti ini? Ceraikan Meli, dan menikah lagi. Kalau kamu tidak tega, kamu bisa poligami dia dan tetap merawat dia tanpa perlu meninggalkannya. Apa kamu tidak ingin hidup normal seperti orang lain?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Dosen Kampret itu, Suamiku!!

Dosen Kampret itu, Suamiku!!

tuturnya karena Josephin selalu melepas ujung dot yang Kamarudin coba sematkan ke dalam mulutnya. Untuk mengatasi kedua anak yang menangis bersamaan, mama dan ibu mertuanya memberi saran agar mereka membeli pacifier. Barang tersebut diharapkan mampu menggantikan pabrik asi Anya untuk sementara waktu. Namun yang terjadi, “Masih nggak mau, Babe. Kayaknya dia tau deh, kalau ini bukan itu kamu,” ucap Kamarudin, memandangi dada Anya yang terbuka.
1096.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Penguasa Hati

Penguasa Hati

Berjuang untuk bernapas, sementara di sekelilingku makhluk-makhluk indah berkilauan berenang dengan anggun. Aku memeluk tali ranselku lebih erat, satu-satunya benda familier di antara lautan tas bermerek dan sepatu berlogo mewah yang berjejer di setiap bangku. Kemeja flanel yang kupakai terasa salah kostum, seolah ia berteriak "Aku bukan milik tempat ini!" Suara-suara riang berdengung di telingaku, potongan percakapan mereka melayang-layang seperti serpihan kaca tajam. "Serius, Papa memberiku mobil baru hanya karena aku berhasil masuk sini. Padahal aku maunya yang model sport, bukan sedan standar."
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
The Good Antagonist

The Good Antagonist

"Jadi bener ini nyata gue masuk ke dunia novel." Elisa memandang langit-langit kamarnya. Ia mencoba mengingat kehidupan Elisa dalam novel. Elisa adalah seorang yatim piatu karena orang tuanya meninggal 2 tahun lalu. Sebenarnya opa dan oma Elisa menyuruh Elisa untuk tinggal bersamanya di Jepang. Namun Elisa menolak karena lebih suka tinggal di Indonesia. Dengan berat hati opa dan oma Elisa pun menyetujui. Mereka rutin mengirimkan uang setiap bulannya jadi Elisa tidak khawatir tentang uang. Elisa menyukai Atlas karena dia membantu Elisa yang waktu itu di bully waktu SMP. Saat itu Elisa hanya bisa mengagumi dalam diam, namun saat masuk SMA Elisa mulai mencintai Atlas secara ugal-ugalan sampai m
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Trauma pacaran

Trauma pacaran

“Kamu bawa jaket atau kardigan enggak? Aku ke sana sekarang.” “Bawa kok. Nanti kalau udah di depan GOR kabari aku lagi ya. Makasih banyak Eca-ku. Emang cuma Eca temen paling cantik yang aku punya. Love you.” Gita memutus sambungan sepihak. Giliran ada maunya muji-muji. **
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Goodbye Pacar

Goodbye Pacar

Bintang hanya senyum lalu meneguk minuman gelas yang ia beli. "Bi, kamu itu udah punya pacar ya?" tanya Tari di sela makanya. Bintanya langsung keselek mendengar pertanyaan itu. "Bi, kamu gapapa?" Bintang menggeleng. "Kamu belum jawab pertanyaan aku tadi. Kamu udah punya pacar apa belum?"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

Kamilia datang menghibur, membawakan sebuah buku novel anak-anak. "Rinai … lihat apa yang Mami bawa?" Kamilia mengacungkan novel "Sierra di Negeri Peri". "Wow … darimana dapat ini, Mami?" "Beli dong," jawab Kamilia. "Aku suka gambarnya pasti ceritanya bagus!" seru Rinai sambil tepuk tangan. "Pasti bagus, Sayang," ujar Kamilia."Mau dibacakan?"
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai novel please give me the pacifier
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status