Dewa
Antara senang dan sedih, Dewa membuatnya sadar akan arti mimpi yang sesungguhnya.
"Biasa saja. Sebaiknya kita di sini memikirkan masa depan kita terlebih dahulu, jangan hanya berleha-leha. Lihat di luar sana banyak anak yang berjuang mati-matian untuk mendapatkan pendidikan agar layak, padahal tempat tinggal saja sudah jelek dan hampir roboh, makan sehari satu kali, malahan ada banyak orang yang sudah ditinggal pergi orangtuanya, kenapa kita yang mempunyai kasih sayang orangtua, punya rumah mewah, punya jaminan pendidikan yang cemerlang, kenapa malah harus diperbudak oleh perasaan cinta? Dengan cinta malah bisa membunuh persahabatan, cinta bisa menumbangkan mimpi yang dulu pernah tinggi seka
Capítulos Populares