SUCI TAK PERAWAN
Aku hanya membalas dengan senyuman.
"Hai, Nak. Siapa namamu?" tanya Mbak Vina pada Kairav.
"Kairav, Aunty," jawab Kairav.
"Wah, pintar sekali," balas Mbak Vina. "Boleh aku duduk di sini?" Imbuhnya, wanita itu menatap padaku.
"Boleh, Mbak," jawabku sambil tersenyum.
"Bagaimana kabar Alan, pasti dia bahagia memiliki anak setampan ini." Mbak Vina tertawa saat mengatakannya.