Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SEAN

SEAN

Meihao de XiwangSantetpangeranKaya
Zenobex Corporation, Manhattan Pagi ini adalah pagi yang sangat indah untuk seorang Sean. Karena pagi ini ia akan bertemu dengan gadis yang sudah mencuri hatinya. Sean sengaja berangkat pagi-pagi untuk mempersiapkan ruangan yang akan di pakai oleh Greysie magang di perusahaannya dengan dibantu oleh Matias dan Livedor. Sean begitu semangat, sampai-sampai ia menjadi pusat pandangan kedua kaki tangannya. Ruangan minimalis yang di siapkan untuk tempat kerja Greysie dengan nuansa classic modern. Dengan di lengkapi sofa kecil untuk sekedar beristirahat menghilangkan penat. Sean sangat memperhatikan dari hal-hal yang terkecil untuk Greysie.
9.315.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 542 Beses bilang ob
Read
+Library
LEAK

LEAK

Dengan membawa sebuah n***l karangan Marie Lu—The Rose Society. "Apa kau pencinta Dan Brown, Arjuna?" tanya Gayatri tanpa sungkan sambil tersenyum. "Tidak juga," jawab Arjuna tanpa menoleh sambil tetap membaca. Mendengar jawaban Arjuna seperti itu, dengan nada bicara yang tidak enak didengar. Gayatri langsung menunduk dan membuka sampul n***l yang ada di hadapannya. Ia mulai berkonsentrasi untuk membaca satu persatu kata yang tercetak di sana.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang ob
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Nama: Kaizen Bramasta Username: Golden Irish Senjata: keping senjata 10x Kartu: 0 Benda terkutuk: 0 Poin bertahan hidup: 100 Skill: Pengunci jiwa Kemampuan: D. Terlemah dari yang terlemah Komentar: Gadis sampah yang murahan. Bisa bertemu dan bernegosiasi dengan sang Mata adalah hal terbaik yang pernah kau lakukan dalam hidupmu, jadi berlutut dan nyanyikan pujian untukku, sialan!
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 177 Beses bilang ob
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

tanya Ardi. "Enggak, aku udah order ojol. Aku pergi dulu." Bella pun pergi. "Hati-hati Bell." Ardi kembali menatap Baron. "Kamu harus minta maaf sama adek kamu. Suka banget ribut." "Iya pa." Baron rasa kali ini Bella akan mendiamkannya lebih lama dari biasanya. ***
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang ob
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Otak lurusin, Ervin! “Bingung ya?” tanya Alice sambil menyiapkan minuman untuk Ervin. Ia memastikan lebih dulu kalau Arla sudah benar-benar masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya. “Aku sama Arla half. Setengah Perancis dari Mom, setengah Indonesia dari Papa. Tapi nggak tau kenapa Arla cuma ngambil sedikit gennya Mom. Dia lebih banyak dapet gennya Papa. Tapi kalau kamu mau deket sama Arla, jangan sekali-kali nanyain tentang Papa. Inget-inget aja itu.” “Kenapa?”
1039.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang ob
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addelineomegaheld11peri
Suara bass menghentikan gelengan kepala Sharon. “lo ngehalangin jalan.” Sambung pemilik suara bass itu lagi. Sharon tak langsung bergeser ataupun menoleh. Ia kembali menyesali tingkah konyolnya karena kepergok oleh seseorang. Orang yang memiliki suara bass itu, ia tahu. Sangat tahu. Auranya sangat dingin. Tanpa menoleh pun ia sudah tahu. Sharon merutuki dirinya sendiri. Pasti ia seperti orang aneh bagi si pemilik suara bass itu.
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang ob
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

tanya Meyra. "Ohh, itu tadi orang yang nabrak aku pas mau beli popcorn," jawab Ara santai sambil menyeruput boba miliknya. "Cowok?" tanya Meyra membuat Ara mengangguk. "Ganteng, gak?" lanjutnya membuat Ara menggeleng. Dibilang ganteng juga nggak terlalu, dibilang nggak ganteng juga nggak. Biasa saja sih, pikir Ara.
107.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 181 Beses bilang ob
Read
+Library
Love

Love

Tbc ❤ Wayo pasti pada bingung kan ini kenapa 😂 org aku juga bingung 😂😂🤣 lah 🤦‍♀️ 😁😁
1015.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 307 Beses bilang ob
Read
+Library
LUKA

LUKA

Ini hal baru buat Gio, ia tida pernah melihat Bobby menyukai orang luar seperti saat ini. “Tante cantik, kapan bangun? Bobby kangeb, katanya Tante mau beliin Bobby es krim?” Gio meringis, Bobby memang menyukai es krim, jelas janji yang Nara buat akan terus ditagih olehnya. Gio meminta izin Bi Inem untuk mengecek Nara. Dilihat dari kondisi Nara, seharusnya ia sudah baik-baik saja. “Bagaimana, Dok?”
87.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 204 Beses bilang ob
Read
+Library
ZOE

ZOE

; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:"" mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri;
106.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 241 Beses bilang ob
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status