Luka Cinta Istri Kedua
Ada sesuatu yang begitu teduh dan damai dari rumah sederhana itu.
Irsyad membuka pintu, aroma khas rumah lama menyambut mereka. Debu tipis, kayu tua, dan wangi kain lemari. Di ruang tamu, beberapa perabot lama masih tersusun rapi, lemari kaca berisi piring, kursi rotan, dan sebuah rak besar yang penuh album foto.
"Den Irsyad, datang kok gak bilang-bilang. Saya tidak masak apa-apa hari ini," ucap mbok Sumi, asisten rumah tangga yang selalu setia bekerja pada mama Nur.
Hot Chapters