Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

“Brengsek! Berani lo ya sama gue!” Pria itu menarik bahu Kiara dan hendak melontarkan kepalan tangannya ke arah Kiara sampai ada sebuah tangan yang seketika menghadangnya. Ray mempelintir lengan pria itu hingga dia memekik kesakitan. “Aduh, maap, maap, Bang!” Ray menghempaskan pria itu ke trotoar lalu dia langsung lari terburu-buru ke arah yang berlawanan.
1038.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as offend
Read
+Library
Revenge

Revenge

Binatang itu kesakitan, namun dia tetap berusaha untuk menyerang Gendis. Gendis berusaha merangkak menjauh dari binatang yang menyerangnya, ketika Blacky kembali menyerangnya, Gendis siap mengahunkan pisau ke arahnya. "Aaaaa ...." teriak Gendis. Blacky roboh, dan jatuh ke tanah bersamaan dengan teriakan Gendis. "Maafkan aku Blacky, telah melukaimu. Aku yakin kamu akan sembuh," ucap Gendis setelah melihat binatang itu jatuh ke tanah.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as offend
Read
+Library
Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Dia mengguncang botol itu sambil berkata, "Janice, mau coba mainan baruku nggak?" Di label botol itu tertulis 'Asam Sulfat'. Gadis itu menyunggingkan senyum angkuh dan berkata dengan nada provokatif. "Oke, kita lihat apa malam ini kamu bisa keluar hidup-hidup dari vila ini." Pernyataanku ini sontak langsung membuat gadis itu murka. Dia membuka tutup botol dan hendak menyiram air keras itu ke tubuhku. Aku mulai berteriak sekuat tenaga, berlari ke ruang tamu sambil menjinjing rokku.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as offend
Read
+Library
Dirty Office

Dirty Office

Aagghhh! ***
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as offend
Read
+Library
MAAF

MAAF

Yuni menoleh dan tersenyum lagi ke wanita itu, “Apa maksud Mbak ... ngomong sama saya?” “Kamu pikir siapa lagi? Di sini cuma ada kamu saja.” “Maaf, Mbak. Tapi saja gak ngerti sama maksud Mbak apa.” Wanita itu terkekeh, berbalik menghadap Yuni dan mencoba membuka pakaian atasnya. Yuni yang merasa terancam hanya bisa melangkah menjauh ke belakang dan menempelkan tubuh kecilnya di dinding
103.5K viewsOn holdAdded to Library 96 Times as offend
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

jawab Femi tersipu malu "Menakjubkan" Hening, diantara mereka berdua saling terdiam "Dulu, Ibu Jee meninggal bunuh diri" kata David memecah keheningan "Penyebabnya apa?" "Oma Widya tak menyukai Tante Jenny, ibunya Jee. Setiap hari ada saja keributan diantara mereka, tak lepas dari pelampiasan amarah, selalu serba salah dimata Oma. Itulah sebabnya, Jee membenci Omanya"
4.8K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as offend
Read
+Library
HURT

HURT

Terkejut dengan apa yang dikatakan Sung Jae. “Kenapa malah terkejut? Memangnya aku tidak pantas ya disebut OPPA?” protes Sung Jae seraya menekankan kata ‘oppa’. Kedua pipinya menggembung. Persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. “Bu-bukan begitu.” Ae Ri mengoyang-goyangkan kedua tangannya. Panik. “Lantas kenapa?” Sung Jae menyilangkan kedua tangannya di dada. Matanya menatap tajam pada Ae Ri. “Aku kan lebih tua dua tahun darimu. Jadi, pantas dipanggil ‘oppa’, kan?”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as offend
Read
+Library
Mistake

Mistake

jawab thea asal dan membuat adriell tertawa. "jadi pengen gulingin the , baju lo kancingnya kayaknya enak bener kalau di lepas " ucap adriell . mata thea melotot seketika . dia pun bahkan sampai melempar adriell dengan bunga , apa-apaan lagi ini otak mesumnya mode on ? "apaan sih lo , pulang nih gue kalau otak horor lo mode on". dengus thea .
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as offend
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Byakta membuat wajah Speranza memucat. "Ha?" Byakta tertawa melihat wajah Speranza yang begitu pucat. Speranza mengerutkan dahinya melihat Byakta yang tengah tertawa. "Ada apa?" tanya Speranza polos. "Aku hanya bercanda, mengapa reaksimu berlebihan seperti itu?" Byakta kembali tertawa hingga membuat Speranza kesal. Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as offend
Read
+Library
Adoration

Adoration

Terus menendang seakan tengah menendang seseorang yang ia benci. Kelakuan Alea membuat Baswara risih. Tubuhnya merasa tak nyaman akibat hentakan dari tendangan Alea. Namun, apalah daya. Membentak orang mabuk sama saja seperti berbicara dengan orang gila. Karena orang gila dan orang mabuk sama-sama sedang kehilangan akal sehatnya. Hanya bisa menghela napas berat sambil terus melirik ke arah cermin yang ada di hadapannya. Rasa iba Baswara kian memuncak. Matanya berkaca-kaca sambil teringat masa remaja mereka berdua.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as offend
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status