Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Karakter Game

Suamiku Karakter Game

suara Ara meninggi di akhir kalimat, penuh frustrasi yang terpendam. Kaelen bertepuk tangan perlahan, dengan irama yang terdengar seperti ejekan. Setiap tepukan itu terasa menusuk kesabaran Ara, seolah menyindir langsung kelemahannya. "Hebat!" seru Kaelen dengan senyum sinis yang menghiasi wajahnya. "Baru kali ini aku melihat ada orang bodoh yang benar-benar mengakui bahwa dirinya sendiri bodoh!"
102.2K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as insulted
Read
+Library
Revenge

Revenge

tantang Frasa. “Dia boleh mati raganya. Tapi, semua keinginan dia hidup di dalam diriku!” teriak Randu. “Itu membunuhmu,” gumam Frasa cukup nyaring untuk membuat Randu tak bisa lagi mengontrol emosinya. Randu merangsek maju dan menjambak Frasa. “Yang kamu lakukan hanya harus menuruti semua perkataanku, jangan membantahnya. Baik dan buruk itu bukan penilaianmu!” geram Randu.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as insulted
Read
+Library
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

tanya Ariel lagi. "Barusan bos mengatakan aku bisu, kemudian tuli benar tidak?" "Baguslah, kalau kau mendengar," jawab Ariel santai tanpa merasa bersalah. Aisyah kembali diam wajahnya di tekuk muram. Ia tidak suka dengan perkataan bosnya yang seenaknya mengatakan bisu dan tuli. Baginya kata-kata itu terlalu kasar di telinganya.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as insulted
Read
+Library
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

kenal Lust pada Pride. "Ini Humility," kenal Pride pada Lust, Lust menatap Humility lalu tersenyum simpul. Mereka saling mengenalkan diri namun Humility tetap diam, dia hanya menyahuti sedikit jika dia ajak bicara. "Kau tau musuhku adalah bangun pagi," komentar Lust, Humility menatap seseorang pria cantik di sampingnya yang terlihat sebal dan sesekali dia memukul lengan Lust.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as insulted
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Ia selalu serius dengan kata-katanya. Rasa kesalnya bertambah ketika terdengar suara-suara orang tertawa. Lima orang pemuda yang lebih tua darinya duduk di sebuah meja sambil bersorak-sorai, seolah mengejek dirinya yang sedang patah hati. "Gila, gila, gila! Bos kita ini bener-bener gila! Nggak nyangka cuma dalam sehari dia udah bisa dapetin tuh cewek! Instant banget!" teriak salah satunya.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as insulted
Read
+Library
Revenge

Revenge

desis Gladys, dengan tatapan mengintimidasi. Merasa direndahkan, Alex mendesis, dia begitu marah dan tersinggung. Namun untuk memberi pelajaran pada Gladys, itu sangat tidak mungkin. Gladys bukanlah gadis polos yang pernah dia renggut kesuciannya dan hanya bisa menangis dan meronta sambil memohon seperti saat itu.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as insulted
Read
+Library
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

"Dik, maaf mengganggu duniamu dan Adik Ipar berdua." Sanny tersenyum padaku dengan sengaja. Dia menungguku kehilangan kesabaran, sehingga dia bisa dengan menyedihkan menuduhku manja, sombong dan tidak masuk akal. Ini adalah tipuannya yang biasa. Tapi aku berkata dengan tenang, "Kamu bisa tinggal selama yang kamu mau." Sanny tercengang. Dia tidak menyangka aku akan bersikap tidak normal hari ini.
22.9K viewsCompletedAdded to Library 916 Times as insulted
Read
+Library
Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti

"Ee... kalau soal itu..." Elisa menyeringai. "Lihatlah! Dirimu kesulitan untuk bicara. Itu artinya kamu memang sudah melakukannya dengan Tuan Arthur. Dasar wanita murahan. Di atas dijilbabpin tapi di bawah dibuka lebar-lebar. Hahaha!" Elisa tertawa penuh kemenangan. Mendengar hinaan itu, Moza tak terima. "Maaf nona, tolong hati-hati kalau bicara, ya! Jangan bawa-bawa jilbab saya karena saya bukan wanita licik dan murahan seperti anda!"
1076.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as insulted
Read
+Library
Istriku yang Tidak Memuaskan

Istriku yang Tidak Memuaskan

Abi merasa sangat kesal karena Elrangga berbicara tidak sopan dan berpikiran buruk tentangnya. "Aku tahu aku salah, tapi aku datang ke sini bukan untuk menyakiti Jena. Apa kau pikir aku setega itu?" "Ya, kau memang tega! Sampah! Bedebah! Jena terlalu baik dan berharga untuk disakiti lelaki berengsek sepertimu!"
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as insulted
Show Reviews (6)
Read
+Library
Aeris Park
Hallo, Aeris Park here. Mampir ke cerita keempatku ya, Kak. Judulnya Menikah dengan Keponakan. Kalian bakal ketemu sama Chandra Yasodana Leon alias Chanyeol di cerita tersebut, hehehe ^^ Jangan lupa mampir, ya. Terima kasih (◍•ᴗ•◍)...
Indah Hayati
gak nyangka kisah el sama jena udah ending kayak terasa terlalu cepat bangat thor baru aja mulai hubungan mereka yang lebih romantis malah langsung ending (>_<) kalo bisa banyakin dong bonus nya sampai punya anak mereka
Read All Reviews
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status