2'20
Jane menatap pemuda itu dengan mata membulat ketika Putra dengan tiba-tiba berdehem berkali-kali, lalu berucap dengan suara yang cukup berat khas seperti seorang bapak-bapak tua, dengan logat jawanya.
'Mbergegeg, ugeg-ugeg, hmel-hmel ….'
Arta mencopot topeng itu dengan cepat dari wajah Putra, membuat pemuda itu merucutkan bibir dengan kesal sambil melirik Arta tak suka. “Dapet Semar tadi itu Ta! Semar!” kesalnya pada pemuda yang duduk di belakangnya itu.
“Jadi topengnya semacam diisi sama karakter tokoh-tokoh Jawa zaman dulu ya?” tanya Cuna mencoba menyimpulkan sekaligus mengabaikan Putra yang masih kesal dengan Arta.
Bab Populer