Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TimeLess

TimeLess

tanya Keiko spontan. “Tentu, wanita mana yang tidak menyukai senior, lelaki yang tampan, seorang dokter ahli bedah, dan lagi pewaris tunggal grub Babel. Hanya wanita buta yang tidak tertarik dengan senior,” ucap Rasya.
9.95.1K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as one-sided
Read
+Library
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Salah satu bibirnya melengkung, sementara sisi lain tetap lurus. ***
102.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as one-sided
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Ribka banyak temannya di sekitar lingkungannya, sedangkan aku hanya sendirian tidak ada teman. Entah, sampai kapan begini. Dunia ini juga sedang terbalik, tidak tahu lagi mana yang benar juga salah. Aku hanya berada di tengah saja, mencari setiap permasalahan dan solusinya. Suatu saat nanti pasti ku temukan teman dan pendamping hidup yang terbaik. Aku menelepon mama hari ini, penasaran mama sedang apa dan sama siapa saja. ****
102.3K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as one-sided
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

Meng Qi mengabaikan Wei dan berusaha menopangnya, tubuh Wei yang berotot serta tinggi badan yang mempunyai selisih cukup jauh darinya membuat Meng Qi sangat kesulitan. "Uhh? Permen manis?" gumam Wei manja sambil menyentuh bibir Meng Qi terlihat mirip buah Ceri yang tampak segar. Meng Qi terkejut, Wei yang tiba-tiba mencium bibirnya penuh dengan nafsu, sehingga Meng Qi terdiam dan kehilangan kendali mereka pun terjatuh secara bersamaan. Namun Wei yang saat itu dalam pengaruh alkohol, ia hanya fokus memainkan bibirnya dengan penuh gairah, Sementara Meng Qi yang begitu menjaga Wei, Ia mengorbankan tangannya sehingga ia mengalami luka dan cedera yang cukup parah.
92.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as one-sided
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as one-sided
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

tanyanya polos. "Itu ... Jilbabmu," aku Ahmad tanpa berani menyingkirkan tangannya dari wajah. Ameera menunduk dan perlahan memperhatikan kondisi jilbabnya yang semakin berantakan. Saking dihantui rasa takut yang cukup besar, gadis itu lupa memegangi jilbabnya yang tidak dijarumi. Hingga kain segi empat yang dilipat menjadi segitiga di atas kepalanya itu ternyata tidak menutupi leher serta bagian dadanya. Lantaran hal itu, tanpa sengaja pula Ahmad dapat melihat leher jenjang serta kulit putih yang dimiliki Ameera.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as one-sided
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Ia mengangkat kepalanya walau dengan pipi merah. Matanya menangkap sang musuh tertawa bersama selir-selirnya. Membuat sudut bibir Joi terangkat. Tanpa aba-aba, Joi menendang sang musuh tepat di hidung, sampai tersungkur jauh ke belakang. Ia memandangi ketua geng wanita -wanita ribet itu tanpa ekspresi. Ia memegang pipinya yang sedikit nyeri. Mengacuhkan darah yang muncul dari hidung orang yang ditendangnya.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as one-sided
Read
+Library
The First and Only One

The First and Only One

ujar Dimas tanpa sadar. Andrea tertegun dengan perkataan Dimas. Bagaimana Dimas bisa mengetahui bahwa dirinya kesepian? Tatapannya terkunci pada Dimas yang juga menatapnya. Tersirat kesenduan dalam manik tajam milik pria di hadapannya. Tatapan yang bukan hanya ditujukan untuknya tapi entah mengapa ia merasa kesenduan itu juga untuk dirinya sendiri. "Kenapa Kak Dimas bisa bicara seperti itu?"
107.2K viewsOngoingAdded to Library 286 Times as one-sided
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Дву́м смертя́м не быва́ть, одно́й не минова́ть (Dvum smyertyam ni byvat’, adnoy ni minavat’) “Seseorang bisa mati dua kali, tapi kau tidak bisa menghindari satu kematian.” Vorkuta, Mei 2025
2.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as one-sided
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status