Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HONEYMOON - BERTUKAR PASANGAN

HONEYMOON - BERTUKAR PASANGAN

Mendudukinya tepat di kedua paha lelaki berlesung pipi itu. "Aku ikut aja kemana kamu mau ajak aku Bulan madu. Selagi pergi sama kamu, aku sih fine-fine aja," ucap Vanilla saat itu. "Oke kalau begitu, nanti kamu yang tentuin waktunya, aku yang tentuin tempatnya gimana?" Kedua alis tebal Wildan mengerling. "Oke sip!" Vanilla membentuk huruf O dengan kedua ujung jari telunjuk dan ibu jarinya yang bertemu.
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
JANGAN PERGI BUNDA

JANGAN PERGI BUNDA

Kriiing Dia bergegas meraih ponsel yang dia taruh di sampingnya dan menatap lekat layar ponsel yang menyala. ‘Pelakor telpon lagi”, gumamnya lirih. “Angkat”, kata Ricard dan Laura serentak. Miranti mengeser tombol hijau untuk menerima panggilan itu. “ Assalamualaikum Miranti”, “Ada apa anda menghubungi saya?” tanya Miranti ketus sampai lupa menjawab salam hatinya dipenuhi emosi yang hampir meledak mengingat saat dia menghadiri pernikahan suaminya dengan wanita itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Setelah panggilan terputus Bulan melempar asal ponselnya ke atas ranjang. Tangannya menyahut kertas gambar yang tadi dipakai untuk menuangkan ide menggambarnya kemudian meremasnya dengan pelan dan melemparnya dengan mata yang berkaca-kaca. “Mampukah aku bertahan sementara hatiku saja terasa sesak seperti ini? Tuhan, kenapa takdir yang kau berikan harus serumit ini? Astaghfirullah,” gumam Bulan seraya menekan dadanya dengan pelan.
9.9178.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
My Imagine

My Imagine

timpal Bulan "Oh ya, kita jangan berbicara formal lagi. Kita bicara biasa aja. Aku belum memperkenalkan diriku. Namaku Herra Laiba, panggil aja Herra," ucap Herra seraya mengulurkan tangannya pada Bulan. Bulan pun menerima uluran tangan itu. "Semoga kita bisa berteman baik," ucap Bulan "Iyah. Oh ya, kamu kerja di mana?" tanya Herra
96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

“Orang ini, sampai kapan bisa terus berlagak? Haha.” “Meskipun sebentar lagi akan mempermalukan diri, dia tetap tenang dan santai, lucu juga,” gumam Xia Quan dalam hati. Perhatian semua orang kini tertuju ke layar, mereka menyiapkan telinga, siap mendengarkan dengan saksama. Lirik di layar mulai menyala, dan Lin Xuan pun mulai bernyanyi. “Bulan tumpah ke Bima Sakti, jalan di depan berliku-liku, angin dan asap perlahan memudar…”
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Give Me A Heart

Give Me A Heart

やわらかくてやさしこえで (Panggillah namaku) Atashi no namae wo yonde. あたしのなまえをよんで (Dengan suara lembutmu) Aku bisa merasakannya, saat Val membelai lembut rambutku. Aku juga bisa merasakannya mengecup keningku dan berbisik di telinga. "Bulan, permohonan, kita."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
KUMISKINKAN MANTAN SUAMI DAN GUNDIKNYA

KUMISKINKAN MANTAN SUAMI DAN GUNDIKNYA

“Iya, Sayang! Boleh kok, tapi ada syaratnya!” “Apa syaratnya, Pa?” “Bulan disana tidak boleh nakal dan tidak boleh merepotkan Tante Airin,” ujar Ardhan. “Siap, bos!” sahut Bulan ceria sambil menempelkan ujung jarinya di pelipis. Ardhan terkekeh sembari mengacak rambut putrinya itu. “Jangan diacak-acak, Pa! Nanti rambutku kusut!” protes Bulan. Ardhan kembali terkekeh dibuatnya.
10157.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Terdapat tulisan tangan: "Ini kunci sementara. Kunci yang sesungguhnya akan kuberikan saat kita berdiri di altar nanti." Erica menangis membukanya. Ia lalu mengirimkan balasan - video dirinya sedang menari di kamar dengan latar lagu "Janji" oleh Ghea Indrawari. Gerakannya canggung, tapi penuh makna. Malam itu, sebelum tidur, Ricardo berbisik di telepon: "Tidur yang nyenyak, calon istriku. Mimpi indah tentang rumah kita, tentang masa depan kita."
822 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah Takkan diriku jengah Berharap semua 'kan indah Selesai menulis Raya kembali berbaring. Perasaannya mulai kacau. Ia kembali terbayang wajah tuan muda. Sejurus kemudian pintu kamar kembali terbuka. Seorang teman dengan napas terengah memintanya bersiap dan segera keluar kamar untuk mengikuti lomba berpuisi. Raya sangat bingung, tetapi belum sempat bertanya gadis itu telah berlalu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti untuk Adara

Suami Pengganti untuk Adara

"Iya, lagi apa coba?" "Hm." "Temannya bintang apa?" tanya Adara. "Bulan," kata Danendra. "Nah coba kamu ganti kalimat ini, datang bintang," kata Adara. "Bintangnya ganti sama bulan." "Datang bulan," ucap Danendra tanpa pikir panjang. "Nah aku lagi itu sekarang." "Hah?" "Coba sebut lagi yang barusan." "Datang bul ... eh hah? Kamu lagi halangan?" tanya Danendra yang akhirnya paham maksud Adara.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status