Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Good Sister

Good Sister

Tak ia sangka Ghandara memiliki pemikiran mendalam seperti itu. “Akan kulakukan!” ucap Bulan. “Aku ingin bergabung.” Ghandara menghentikan langkahnya, ia kembali menoleh ke belakang. Menatap mata Bulan yang terlihat yakin dan mantap. Kemudian ia kembali ke duduk dan mengambil gitarnya. “Cobalah, dengan lagu apapun.” ***
104.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Feray mencoba meyakinkan. “Syukur kalau gak sakit. Iketannya kenapa dibuka lagi? Gerah kan kamu? Itu sampai keringetan banget,” tanya Malvin lagi. “Lagi pengen digerai aja, biar gak keliatan pucet mukanya,” jawab Feray beralasan. Malvin menatap Feray cukup lama, seolah bertanya di balik itu. Feray tak ingin jika Malvin bertanya lebih hingga pada akhirnya ia meminta Malvin untuk segera mengantarnya pulang dengan alasan pusing.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
LORO

LORO

Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane Yo surako Surak iyo (Sumber:https://m.bola.com/ragam/read/4294308/lirik-lagu-lir-ilir-tembang-dolanan) Musik itu berputar beberapa kali. Bahkan Ant dibuat tertidur karena mendengarnya. Hatinya ikut tenang dan ia merasa damai. Tanpa disadari Ant, ada sebuah tangan yang bergerak lembut. Memperlihatkan sisi kehidupan selain garis naik turun yang ada di layar mesin. Mata sayu yang selama enam bulan ini menutup kini terangkat le
104.1K viewsOn holdAdded to Library 93 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

ajak Ibu, sambil tersenyum padaku. “Begini, Bu … eh?” “Bagaimana?” tanya Ibu padaku. “Dingin banget, Bu …,” jawabku dengan mimik muka yang mulai sedikit ceria. “Yah sudah, tunggu apalagi? Ayo kita … mandi hujaaan ….”
108.1K viewsOn holdAdded to Library 234 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Tidak lama kemudian, terdengar suara berat dari seberang sana. "Siapa ini?" "Aku, Riana. Aku bersedia menjual hak cipta Kebahagiaan Cahaya Bulan kepadamu. Syaratnya, bawa aku pergi menjauh dari Keluarga Ganendra dan Bimo untuk selamanya."
12.1K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Putrimu Membalaskan Dendamku

Putrimu Membalaskan Dendamku

bab 22 Pov Liana "Ah....Kurang ajar!" Umpatku dalam hati. Lalu menghempaskan bobot tubuh ini di kursi ruang tamu dengan sedikit keras. Berharap laki-laki di sebelahku akan memperhatikan, tapi nihil dia menoleh pun, tidak. Mas Agung malah seperti orang melamun. Sedari perjalanan pulang, mukanya tertekuk, dengan tangan memijit pelipis sesekali.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

“Orang ini, sampai kapan bisa terus berlagak? Haha.” “Meskipun sebentar lagi akan mempermalukan diri, dia tetap tenang dan santai, lucu juga,” gumam Xia Quan dalam hati. Perhatian semua orang kini tertuju ke layar, mereka menyiapkan telinga, siap mendengarkan dengan saksama. Lirik di layar mulai menyala, dan Lin Xuan pun mulai bernyanyi. “Bulan tumpah ke Bima Sakti, jalan di depan berliku-liku, angin dan asap perlahan memudar…”
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

"Liat nanti deh." Dan itu, Sal. Sembari menghela nafas panjang yang berat. Kembali meringis saat penyanyi di panggung menyanyikan Satu Bulan-nya Bernadya. ---
101.4K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

"Kamu lupakah, Bang? Untuk terus dapat harta yang berlimpah kita harus terus cari tumbal. Sekarang bulan suro sudah mau habis, sedangkan tumbal kita kurang dua lagi." Aku terkesiap mendengar kata-kata Sutini yang menyadarkan aku akan keadaan yang tengah kuhadapi kini. Ia benar, karena terlalu larut dengan sakitku aku sampai lupa akan tumbal yang harus kupersembahkan pada Mbah Sedan. Mana kemarin aku sudah membuat masalah dengannya. Apa kira-kira ia masih mau membantuku? Ah, kenapa juga aku terlalu gegabah kemarin dengan menentangnya. Sekarang aku sendiri yang pusing memikirkan nasibku ke depannya.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as padhang mbulan lirik
Read
+Library
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Langit malam perlahan menjadi gelap, bintang-bintang muncul satu per satu, menebarkan cahaya lembut di atas taman pandan. Adrian menatap ke atas, merasakan ketenangan dan kekuatan dari semua yang telah ia lalui. Musik Mandarin yang dulu menghantui, kini menjadi melodi pengingat, kebenaran selalu menunggu untuk ditemukan, dan keadilan dapat dicapai melalui keberanian dan pengorbanan. Adrian menarik napas panjang, menatap Raina, dan tersenyum.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as padhang mbulan lirik
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status