Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nona CEO Looking for Love

Nona CEO Looking for Love

Sangat simpel sekali. “Ya sudah, kalau begitu, aku pamit pulang dulu. Terima kasih suguhannya Nenek Asma dan juga Isyana.” “Eh, kau makan malam di sini saja. Ikut kakek ke masjid untuk salat baru kita makan, muslim kan?” Basel tersenyum kecil. Dia menoleh ke arah Isyana untuk meminta tolong. Memang Basel seorang muslim sejak kecil. Tapi untuk beribadah, bisa dikatakan hanya hitungan hari di sepanjang tahun.
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 193 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

PART 15. Kerinduan (Pov Author) Dimas keluar ruangan bosnya dengan rasa bahagia. Dia tidak pernah menduga bahwa hari ini adalah keberuntungannya. Harris memberinya cek senilai seratus juta. Pikirannya melayang pada kejadian satu tahun lalu. Ketika mereka baru menghabiskan waktu keliling kota Bekasi. Harris terlihat kelelahan ketika akhirnya menyerahkan selembar poto kepada Dimas.
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 244 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Ki Ageng tertawa terkekeh. "Ckckck...Selaksa, aku masih ingat saat kau berlatih di Pulau Mengapung bersama dua temanmu itu. Kau yang paling buruk Hik Hik Hik! seorang Dewa yang mengerahkan kekuatan badai, yang keluar malah kentut besar hahahaha! Kau sangat lucu bocah!" kata Ki Ageng membuat Dara dan Gayatri saling berpandangan namun mereka tak mengerti apa yang dikatakan olehnya.
8.961.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Bas menahan kelanjutannya, ia memeriksa ekspresi Senja memahami maksudnya. "Lalu, kenapa memanggilku?" tanya Senja. "Karena keterbatasan biaya, Gavi memintamu untuk menjadi penjamin dengan sertifikat ini," Bas menyodorkan sertifikat yang sudah dirancang oleh Arion. "Ini aset Ayahmu yang sudah diwariskan padamu, maka..." Bas menyodorkan kembali dokumen lainnya. "...tanda tanganmu sangat dibutuhkan," jelasnya.
10741 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 26 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

Setelah menyerahkan jasad ayahnya pada 3 pengawal untuk di amankan sementara, Panglima Dalman memimpin pasukan besar ini dan terus merangsek masuk ke dalam Kota Pangsa, tiada ampun bagi seluruh pasukan Ki Basarah ini. Setelah perang selama hampir 7 hari, Kota Pangsa akhirnya sepenuhnya di kuasai Kerajaan Hilir Sungai lagi. Namun Ki Basarah diam-diam berhasil kabur dan menyeberang ke Kerajaan Borneo Timur bersama puluhan pengawalnya. 500 an anak buah Alfred juga habis tewas, hampir 8 ribu pasukan Ki Basarah di tawan, sisanya tewas dan terluka berat.
10133.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang paes ageng basahan
Ipakita ang mga Review (22)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Basahin ang Lahat ng Review
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Berbaring di tempat tidurnya, dia mendengarkan versi piano dari Pachelbel's Canon, tiba-tiba menyadari keindahan hidup yang begitu sederhana. – Pusat Kota, Departemen Kepolisian Kriminal – "Kapten Gao, kami menindak sebuah rumah bordil malam ini dan menangkap banyak orang," kata seorang polisi muda dengan nada menggoda. Gao Ran menepuk bahu polisi kecil itu dan berkata, "Kerja bagus, kerja bagus semuanya."
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 153 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

°°° “Ah, bangsat! Si Anjing sekolah itu menggondol ponselku. Padahal kan, aku hanya menggunakannya sebentar di kelas karena pelajaran Pak Nono super-duper membuatku mengantuk.” “Dipikir-pikir, lama-lama si anak y-team p-atu itu ngelunjak juga ya~?” “Bener tuh. Bagaimana kalau kita kasih dia pelajaran aja?” “…?” Mengerjap-ngerjapkan matanya di antara perpotongan lengan yang dilipat di atas meja, Pepita yang baru mau mengistirahatkan diri di jam istirahat kedua ini setelah kelelahan menyelesaikan hukuman tadi dalam waktu lumayan ngebut, … sepertinya mendengarkan sesuatu pembicaraan yang agak bertopik berat.
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah di Kamar Mandi Part 01: Kain Basahan Basah "Pa, kok ada di rumah? Bukannya tadi sudah berangkat ke kantor?" cecarku dengan heran. Aku menautkan satu alis ke atas. "Ada yang ketinggalan," jawabnya santai. "Semuanya sudah kusiap 'kan tadi. Kenapa masih ada yang ketinggalan," tanyaku kembali.
33.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

tanya Ambar basa-basi. Rengganis tersenyum manis dan terkekeh pelan. "Well, the perks of being the head of foundation ya gitu. No nine to five daily schedule," jawabnya riang. “Yayasan? Memang Mbak Rengganis kerja di mana, sih?” Dia bertanya penasaran. “Sastrowilogo Art and Culture Foundation. Aku yang mengurus dan bertugas untuk mengkurasi tiga galeri seni mereka yang ada di Jakarta, Jogjakarta dan Bali.”
109.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 374 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

“Tidak usah, Mak Tuak. Ambo besok subuh mau pergi ke pasar Turawan menjual cengkeh.” “Oh, baiklah kalau begitu. Tolong hati-hati wa’ang di jalan. Hujan-hujan begini, ular banyak berkeliaran.” “Baik, Mak Tuak. Assalamu’alaikum,” “Wa’alaikumsalam.” Pakiah Basa melanjutkan jalannya dalam diam. Dia tidak membawa senter. Hanya mengandalkan pikirannya saja sambil berusaha menajamkan penglihatan.
101.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 54 Beses bilang paes ageng basahan
Read
+Library
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status