Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Bagaimanapun juga, mereka masih tidak cukup mengenal satu sama lain. Dia bangkit dan berjalan pergi, pergi ke balkon untuk mengambil jemuran, “Waktu mendekorasi rumah dulu, kamu seharusnya menyuruh orang untuk memasang dua palang horizontal di balkon. Supaya mudah kalau mau menjemur baju.” Stefan tidak menjawab. Dia membeli rumah yang sudah jadi. Dia biasanya tidak pernah mengurus hal-hal kecil seperti itu. Mana dia tahu kalau dia harus memasang dua palang horizontal di balkon untuk menjemur baju.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125.4K kali sebagai pagar balkon
Tampilkan Ulasan (863)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
30 Hari Dalam Jeratan Sang Casanova.

30 Hari Dalam Jeratan Sang Casanova.

Kursi yang bisa dipergunakan untuk menikmati matahari terbenam di ujung pantai. "Cantik bukan?" celetuk Bill sambil melepaskan tangan Rosalia, membiarkan gadis belia itu menyandarkan tubuhnya pada pagar balkon untuk menikmati keindahan yang terpampang di hadapannya. "Kamu tidak akan tinggal sendiri di sini, jika kamu butuh bantuan-- Penthouseku ada di bawah, balkonku bahkan tepat berada di bawah balkon ini." Lanjut Bill lagi.
1064.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

"Eh, tapi jangan deh. Sebagai tetangga yang baik, saya sarankan jangan bermain-main dengan cicilan. Ya kan, Bu Nur?" Wanita tambun itu nampak gelagapan. Dia mencebik dan berkata, "Murah sih itu. Kamu pikir dirimu doang yang bisa beli. Aku juga bisa!" jawabnya pongah. "Mas, nanti mampir ke rumah saya ya!" pintanya. Setelah berkata demikian, dia melengang pergi tanpa pamit. Sepertinya setelah ini aku harus membuat pagar baru untuk rumahku.
104.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

Padahal waktu sudah menunjukkan pukul tiga dini hari. "Ck!" Jingga berdecak pelan. Dia memutuskan untuk turun dari ranjang. Ragu-ragu tangannya membuka pintu kaca yang menjadi penyekat antara ruangan kamar dengan balkon, lalu berjalan keluar. Jingga menumpukan sikunya di pagar balkon yang terbuat dari semen. Bagian atas pagar tersebut, membentuk cekungan yang ditumbuhi tanaman hias merambat. Di setiap ujung tanaman, terdapat bunga-bunga kecil yang mulai mekar. Jingga tertarik untuk menyentuh pucuk bunga itu. Dia juga mencoba menghirup aromanya.
98.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
Princess and The Secret

Princess and The Secret

Bukannya dia tidak pernah melihat balkon belakang apartement, dia juga memilikinya hanya saja balkon ini terasa lebih menarik dari miliknya. Dibalkon itu ada kolam renang dan gazebo kecil berwarna putih. Ada beberapa alat alat gym, yang pastinya milik situan rumah ini. "Kau suka ?" tanya Reikhan dari belakangnya, Reikhan menikmati senyuman Zia saat melihat balkon belakang apartementnya. "ya... Aku sangat suka." Tapi Zia langsung tersadar."Memangnya kita pengantin baru, buat apa kau bertanya seperti itu padaku sir."
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Sugar Daddy

Hasrat Cinta Sugar Daddy

Mana ada bayar listrik bunganya sampai 50 juta? "Oke. Kasih aku waktu untuk membayarnya, Pak. Aku akan mencicil sampai lunas, tapi tolong jangan merusak dan membuat semuanya jadi berantakan," pinta Katya sambil melirik lemari yang semua isinya dikeluarkan dari dalam dan dilemparkan ke lantai begitu saja. Salah seorang lelaki tadi memandangi Katya dari ujung kepala hingga ujung kaki, lalu tersenyum penuh arti.
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
Istri Kecil CEO Dingin

Istri Kecil CEO Dingin

Akibat bangun kesiangan karena setiap malam nonton drama Korea akhirnya sampai tak sempat untuk sekedar membersihkan apartemen mereka. "Aku akan mengirimkan asisten rumah tangga untuk membersihkan apartemen ini," ucap Bram. "Eh tidak perlu, Tuan," tolak Chaca halus. Kalau ada assisten rumah tangga yang bekerja di sini otomatis dia yang akan bayar gaji pembantu tersebut. Belum lagi sewa apartemen yang mahal. Walau dia dan Tata patungan tetapi kadang tekor. "Kau tenang saja. Aku yang akan membayar gajinya," ucap Bram yang seolah tahu pemikiran gadis itu.
1035.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Arga belum sempat membalas ketika Asta memajukan wajah—atau lebih tepatnya, topengnya—ke depan sambil menunjuk-nunjuk seperti anak kecil yang kehabisan argumen. “Dia tidak punya apa-apa!” ulang Asta keras, suaranya menggema di halaman rumah yang sunyi. “Bagaimana dia mau bayar? Apa dia pikir udara bisa dimakan?!”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
Berangkat Miskin Pulang Kaya

Berangkat Miskin Pulang Kaya

Mereka tidak sedikit pun menganggap Mamak seperti keluarga. Aku mengambil napas panjang, mengisi ruang di rongga dada agar tidak terlalu panas. "Mamakmu itu keenakan. Ada uang bukannya untuk KWH dulu, malah buat pagar, ini-itu. Lah, banyak gaya." Aku memijat paha. Baiklah cukup. "Maaf Paklik, bukannya aku tidak mau pasang KWH tapi uangnya belum ada." Aku menjeda. Dia berdecak.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
 Direndahkan Mertua

Direndahkan Mertua

“Oh Ya?” “Dan sekarang udah lunas, sisa dikit.” “Serius? Kok aku nggak tahu?” “Sengaja aku huni kalau udah lunas dan dulu malah harganya sekitar dua kali lipat dari itu. Bahkan lebih. Mbak kan tahu sendiri, daerah kita UMR berapa sih. Jadi rumah rumah di sini ya gak mahal mahal banget. Jadi, ambil aja ya, Mbak? Soalnya udah aku booking karena bersebelahan dengan rumahku. Niatnya aku bayarkan itu buat jadikan satu rumah gede. Nyatanya, aku pusing kalau harus cicil sendiri. Bantu ya, Mbak? Please, beli di sana.”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pagar balkon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status