Jadul Tapi Mantul
Aku tidak mengerti urusan para laki-laki berilmu ini, masa minta maaf saja selesai masalah, padahal tadi sudah gontok-gontokan.
"Oh, ya, bagaimana cerita pagar Rara itu Torkis?" tanyaku kemudian.
"Biar Abang yang cerita, Dek," kata Bang Parlin.
"Oke, Bang,"
"Begini, Dek, karena lahan itu mau ditanami sayur, kan harus dipagar, biar sapi gak masuk. Pagar bambu sudah gak bisa, jadilah kami buatkan pagar kawat, mencegah kawat berkarat, kami cat dengan warna merah menyala, gunanya supaya babi hutan menjauhi pagar tersebut, merah itu kan bahasa Batak yang Rara, jadilah kami sebut itu pagar Rara, semua tempat kami beri nama untuk memudahkan pekerjaan, jadi jangan souzon mulu ya, Dek," kata Bang Par
Bab Populer