Amanda
“Wow, cepat sekali! Dilamar siapa, Pa?”
“Arnold.”
“Arnold? Siapa itu? Pacar baru Valerie?”
“Bukan. Ehm, kamu nggak pernah kontak adikmu itu? ”
“Jarang sekali, Pa.”
Karena dia suka keceplosan menceritakan keadaanku pada Mama, batin Amanda sebal. Aku tidak mau kehidupanku dicampuri Mama lagi.
“Valerie sedang hamil, Manda.”