Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kubalas Pengkhianatan Suamiku

Kubalas Pengkhianatan Suamiku

"Kamu lihat wajah Arka kemarin? Dia panik. Untuk pertama kalinya, dia kehilangan kendali." "Orang yang panik itu berbahaya." "Atau putus asa." Arjuna tersenyum tipis. "Dan orang putus asa biasanya membuat kesalahan fatal." Kami duduk dalam diam yang nyaman. Hanya suara jangkrik dan angin malam yang menemani. "Arjuna," kataku pelan. "Kalau besok kita menang... apa yang akan kamu lakukan?"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as panah arjuna
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

Nyala seperti bintang berekor membangunkan pasukan Andanu untuk segera menghunuskan anak panah mereka, yang juga terbuat dari sepenuhnya logam. Cundhamani Arya sudah mencapai titik tertingginya. Anak panah itu mulai menukik dan menggandakan diri, saat ribuan anak panah yang dilepaskan pasukan Andanu mendesak menembus kobaran apinya. Sasra Sayaka Arya sudah menukik ke arah musuh, sedang anak panah pasukan Andanu baru saja tiba di puncak lesatannya. “Berhasil!” pekik Arya. Senopati Sakuntala menacungkan ibu jarinya dan tersenyum lebar. “Bentak aku, Sakuntala!”
1098.7K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as panah arjuna
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

ujar Dante tersenyum tipis kemudian berlalu pergi. Arinda menghembuskan nafas pelan, sedikit merasa lega. Dia mengusap pipinya saat cairan beningnya menetes dengan sendiri. Perlahan, dia mulai mengambil mangkuk bubur di atas nakas dan mulai memakannya. Dia harus cepat pulih agar dia bisa dengan cepat menemui ibunya. Dia juga masih harus mencari pinjaman uang.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as panah arjuna
Read
+Library
PAWANA

PAWANA

Dan tak butuh waktu lama, dia maju untuk menjalankan gilirannya. "Halo semua," Deg, suaranya benar-benar mampu membiusku. "Namaku Reyza Pawana Suar. Kalian bisa memanggilku Reyza," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari mataku. Reyza Pawana Suar, namanya bagus. Aku tak mengalihkan pandanganku dari mata cokelatnya sampai dia duduk kembali. Setidaknya satu teka-teki sudah berhasil kujawab. Dia juga tak mengalihkan pandangan dariku. Seolah dia sudah lama mengenalku, dan ingin mengatakan "Kayra, kita ketemu lagi,". Ah, entahlah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as panah arjuna
Read
+Library
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Beliau orany yang bijak dan sangat baik. Ibu sudah menghubungi Paman Hasan, meminta alamatnya di Jakarta, dan sudah menceritakan sedikit permasalahan yang terjadi. Alhamdulillah Beliau dengan senang hati mau membantu. Ibu yakin, Allah sudah titipkan jalan keluar dari masalah ini padanya. Zahra jangan khawatir, dan upakan semua masalah yang ada di sini, masalah apapun itu yang mungkin terjadi. Temuilah Paman Hasan, dan ikuti nasihatnya
3.1K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as panah arjuna
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Prosesi pedang pora, pernikahan ala militer. Dalam barisan itu, tak sengaja pandanganku menangkap wajah lelaki yang dulu pernah singgah mengisi ruang kosong dihatiku. Mas Brian. Mas Brian juga prajurit lainnya menghunuskan sangkur membentuk gerbang yang akan kulalui bersama Mas Adry. Konon, itu melambangkan bahwa, dengan bersikap dan berjiwa ksatria, kedua mempelai akan selalu siap untuk mengatasi segala rintangan hidup. Yang akan menghalangi dan akan menghambat perjalanan bahtera kehidupan mereka.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as panah arjuna
Read
+Library
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

“Fokus, Draven. Artefak itu kunci. Kita hancurkan, Valmoria melemah.” Tiba-tiba, kabut ungu meledak, dan Aria Velren muncul, rambut peraknya yang panjang berkibar, rune gelap di jubahnya menyala. Di sisinya, pasukan Zoltar... bayangan humanoid dengan tombak asap... bergerak cepat. Aria mengangkat tangan, bilah cahaya gelapnya menyambar. “Kalian nggak akan hentikan kami,” katanya, suaranya dingin tapi dengan nada konflik yang samar. “Valmoria akan bangkit.”
10668 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as panah arjuna
Read
+Library
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Nohan dapat menantang mereka yang memiliki Ranah lebih tinggi, tetapi Brajasena, meskipun memiliki Ranah lebih rendah, dapat dengan mudah mengalahkannya! Ini buktinya. Pandita , yang bertanggung jawab atas Ajaran Pil Obat, tetap diam, ekspresinya acuh tak acuh, berdiri dengan tangan di belakang punggungnya. Sambara sama saja; kepribadiannya biasanya tidak tersenyum dan serius. Setelah Brajasena menangkis Nohan , ia tak berhenti. Ia mencengkeram Tombak Panjang erat-erat, dan kali ini, giliran ia yang mengambil inisiatif.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as panah arjuna
Read
+Library
Pembalasan Dewa Perang

Pembalasan Dewa Perang

ujar Ansel, membawa piring dan menyerahkannya dengan gaya dramatis. Mona tertawa. “Wah, Dewa Perang kita kini jadi koki.” Ansel mengangkat alis. “Mantan Dewa Perang. Sekarang aku hanya ayah dari anakmu, dan suami paling setia yang kamu miliki.” Mereka tertawa bersama. Suara Arshaka yang ikut terkekeh membuat suasana pagi itu terasa seperti mimpi yang sempurna. Semua sudah selesai. Balas dendamnya pada pamannya Danu, dan sepupunya Adrian. Rahasia tentang identitas papa Dante. Dan keluarga Hartono yang sudah runtuh.
1029.5K viewsCompletedAdded to Library 767 Times as panah arjuna
Read
+Library
Gantari

Gantari

Aku terperanjat saat melihat wajah ayunya sudah berubah penuh dengan luka sayatan yang telah mengering dan di lehernya terdapat luka memanjang yang terus mengalirkan darah. "Aaaaargh!”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as panah arjuna
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status