Dimanja Paman Mantan
"Ikut aku ke rumah Nenek, agar dia percaya, kalau aku sudah menikah."
Aku hanya mengangguk, dan masuk mobil bersama Ammar.
"Paman, aku gugup," lirihku sambil menunduk.
"Bagaimana kalau Nenek tidak senang padaku ...."
"Nenekku orangnya baik, tenang saja."
"Paman, makasih sudah bantu ayahku."
"Jangan panggil aku, Paman. Aku suami kamu, bukan Paman-mu."
Rasanya dadaku mulai bergetar, ketika mendengar ucapan Ammar. Wajahku seakan memerah.
Bab Populer