Kebangkitan Sang Panglima Perang
ucap Herman.
Petinggi Milliter di hadapannya itu mengerutkan keningnya karena heran dengan sikap Herman, "S–siap Jendral!" Jawab Harry, yang berpangkat Brigjen itu.
Lalu Herman menuju ke dalam kantor Kemilliteran. di sana Herman dipuja-puja bak Sang Pahlawan yang pulang berperang.
"Lihatlah Panglima baru kita, dia melawan 100 pasukan hanya seorang diri. Karena kemampuannya itu membuat dia cepat diangkat pangkat menjadi seorang Jendeal. Aku salut kepada Jendral Herman."