Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Nyatanya, cuma gaya Nona Rara saja biar terlihat seperti si tukang sihir. Berkali-kali dia menjentikkan jemari. Kalau kalian pernah nonton film Upin Ipin ada tuh nenek-nenek yang mengacungkan tongkat sambil baca mantra pim pin pow! Seperti itulah keadaannya Kuntilanak berbaju merah ini. Aku hanya bisa menghela napas sambil memutar biji mata. "Sudahlah, Non! Kayak gini pun udah worth it banget, kok. Apalagi ditemenin oleh nona yang samlohay ini." Aku tersenyum dan hendak mendekat ke arahnya.
9.93.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai pantun jenaka
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Suami Dingin

Sentuhan Panas Suami Dingin

"Ikan Mas ikan lele …-" Kanza langsung memotong pantun absurd Alana. "Bodo amat! Bodo amat, SiAlan. Mau ikan Dugong kek, mau cumi-cumi terbang kek, mau monyet gulai asam manis kek, mau taik kerbau kek. Bodo amat! Stop pantun-pantun nggak jelas. Lu tuh kayak jarjit, tahu nggak?!" "Kamu kayak Angke Latong. Surat kabar lama, bertri lama … ahahaha …," ejek Alana tak mau kalah. Dani dan Jihan seketika tertawa terbahak-bahak.
9.71.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.5K kali sebagai pantun jenaka
Tampilkan Ulasan (99)
Baca
+Pustaka
Sheila Pulungan
Suami Bastard yg Manis jg sdh selesai sy baca kak. Tp utk kejelasan secara eksplisit awal mula Reigha suka Ziea belum nampak. :( Kalau Rafael, Haiden, Razi, Maxim, dll. mereka jelas dikisahkan secara gamblang awal mula suka ke pasangannya. Karena sepertinya malah Reigha duluan yg suka Ziea, kalau...
raisa regina
Suka bgt ceritanya! Capek bgt ketawa, komedi terus. Tapi tetep romantis bikin senyum2. Sepanas dingin itu hahah. Suka banget liat saling bucinnya Rei & Ziea, finally Kak Deden & Mak Lea, Aesya & Mamat. Dan bucinnya Razie & Kanza. Ga kalah best kisah cinta Zira & Kae. Ah terluv sih!! Love Azam Fams!!
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kadal Ginting segera berpantun, "Celana kolor tersangkut getek. Hanyut terbawa air singgah di benua. Biar begini rupaku yang jelek. Tapi sekali lirik, perawan sedesa ikut semua." Resi Pakar Pantun sebenarnya ingin tertawa mendengar rangkaian syair pantun itu, tapi karena bayangan kegagalannya kian nyata, rasa tawa itu terpendam amat dalam, rasa murka tumbuh membara. Sasaran murkanya tertuju pada Malaikat Miskin, sehingga ia pun segera berkata kepada Sumbaruni, "Sumbaruni, aku mempunyai pusaka Jarum Jungkir Juling. Jika kau mau antarkan aku ke tempat Malaikat Miskin, kuberikan Jarum Jungkir Juling kepadamu."
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 877 kali sebagai pantun jenaka
Baca
+Pustaka
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

“Eleh-eleh! Resek banget sih kuntilanak ini!” Mungkin, akibat rasa jengkelnya pada Olive itu, mendadak saja Hekal menemukan kata-kata untuk membalas pantunnya. Maka cepat jarinya mengetik balasan untuk Olive, dan langsung mengirimkannya. Yup, ini adalah pantun yang pasti akan membuat Olive melongo. Bagaimana bunyinya? Begini.., ******** “Menanam melinjo tumbuhnya kacang ijo — Sesama jomblo dilarang ngatain jomblo.”
9.447.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pantun jenaka
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

seru Pranawa yang mulai menyiapkan senjata andalannya. Sanggageni tak menjawab. Ia menyelesaikan dengan cepat pesannya dan segera memanggil Jenaka dengan alat serupa peluit yang hanya mampu di dengar oleh elang kesayangannya itu. Elang itu segera muncul entah dari mana. Sanggageni mengikatkan gulungan kecil di kaki Jenaka. Pria itu segera menatap mata Jenaka seolah melakukan transfer energi dan informasi ke mana arah yang akan dituju.
1098.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai pantun jenaka
Baca
+Pustaka
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

Kuku-kuku tajam Jenaka seolah tak berarti apa pun di kulit lengan Raja Astagina itu. Cukup lama Jenar dan Jenaka saling tatap. Mereka seolah saling menyapa satu sama lain dalam perbincangan imajiner, hanya mereka yang mengerti. Jenar lalu mengeluarkan gulungan kecil dari ikat pinggangnya. Segera ia ikatkan di kaki Jenaka yang tampak sudah mengerti maksud tuannya itu. “Kau tak melupakan Arya, bukan? Bawa lah surat ini padanya, aku rasa dia ada di Rakajiwa atau Dipa Kencana!” bisik Jenar.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai pantun jenaka
Baca
+Pustaka
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

tanyanya keheranan dengan berupaya keras memandang Mada hanya untuk menemukan cekung yang menggelap pada area bawah mata si pria, ini seperti kantung mata yang memiliki kantung lagi. Ketika Mada mengembuskan napas gusar, Jenar sibuk membuat praduganya sendiri bahwa Mada letih menanggapi celotehnya. “Kamu menganggap apa yang aku katakan itu sangat serius, ya? Kamu tidak berpikir bahwa aku ingin berdansa dengan mengenakan gaun kurungan ayam, bukan?” Jenar terbahak hingga pipinya terasa sangat panas sehingga dia menjauhkan kepalanya dari Mada lalu mengipasnya sejenak.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai pantun jenaka
Baca
+Pustaka
Pria yang Dicintai Suamiku

Pria yang Dicintai Suamiku

Aku mulai menyantap nasi goreng di hadapanku. “Jeni udah berulang kali mencoba kabur dari kurungan orang tuanya. Bahkan ikut geng waria yang biasa hidup di jalanan. Tapi, namanya orang kaya, pasti ketemu aja dan ujung-ujungnya Jeni balik ke rumah. Nenek kakek Jeni sebenarnya sudah mengancam akan menempuh jalur hukum jika sampai Jeni ganti kelamin, makanya itu alasan yang sampai detik ini Jeni masih laki-laki meski pun berada dalam tubuh seperti perempuan.” Mas Panjul menghentikan penjelasannya dan meminum air putih hangat yang ada di hadapannya.
975 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai pantun jenaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status