Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Dalam kegelapan, bagi anggota Geng Utara, Arya adalah hantu. Dua anak buah Javier yang mencari-cari Aruna tiba-tiba jatuh tanpa suara. Pisau Arya mengenai titik vital, menjatuhkan mereka dengan satu tusukan cepat. Teknik itu adalah 'Tarian Naga', warisan mematikan Klan Tirtayasa. Javier menyadari ada yang salah. Keheningan itu terlalu mencekam. Ia menarik pistolnya dan menembak ke udara secara acak, berharap mengenai Arya.
10837 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as pantun jenaka
Read
+Library
GADIS PENEBUS HUTANG MR. A

GADIS PENEBUS HUTANG MR. A

Maka, budaya tersebut dapat menjadi ketetapan atau ciri khas bagi masyarakat Jawa. Di dalam mitoni terdapat beberapa macam jenang yang bisa dijadikan pelengkap, yakni jenang abang, jenang putih, jenang kuning, jenang ireng, jenang waras, dan jenang sengkolo. Selain itu, mitoni juga menggunakan sajian tumpeng, lauk pauk pelengkap, buah-buahan, kembang setaman, serta berbagai jenis dedaunan.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as pantun jenaka
Read
+Library
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Alia, Menikah itu seperti melakukan perjalanan Kadang kau mendapatkan teman di sampingmu Saling berbincang, berbagi cerita Maka itu menyenangkan Suatu kali kau mendapati orang asing Lalu perjalanan menjadi sangat membosankan. Barangkali segenggam permen .... Akan kutawarkan? Alia, Bila perjalananmu terasa nyaman Carilah gaun yg cocok dengan ini
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 506 Times as pantun jenaka
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

kata ibu-ibu yang duduk di ujung meja, dengan nada setengah mendesak, "siapa yang tahu, mungkin dia berakhir menjadi 'artis jalanan' di sana." Bu Salim, mantan mertua Dita, duduk karena mendengar bisikan-bisikan ibu-ibu di sekitarnya, memancing rasa penasarannya. Bu Salim meraih cangkirnya dengan isyarat agar teman-temannya bercerita lebih lanjut. Mata mereka saling berpandangan. "Siapa tahu, mungkin juga cari target baru, kan? Kota besar, banyak pilihan," Bu Ani tertawa nakal. Bibir Bu Salim menyeringai sinis.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as pantun jenaka
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

"Ah, sudahlah! Aku mikir apa to iki, orang kaya dan tampan kayak gitu mana mungkin naksir Saras, to? Reyhan bisa cari gadis cantik di kotanya, mana mau orang desa kayak Saras." Saat sedang bicara dengan dirinya sendiri, Pakde Jarwo dikejutkan oleh tepukan tangan dari belakang. "Hei, ngelamun apa to Pak?" "Eh, Bune sudah datang!" "Iya, aku tadi lewat pintu belakang." "Ayo masuk Bu, aku lapar." "Sek to, tunggu!" "Ada apa to Bu?" "Bapak ngelamun apa? Hayo, jangan coba-coba mikirin janda genit penjual kopi di warung perempatan jalan sana ya!"
106.3K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as pantun jenaka
Read
+Library
CRAZY FOR LOVE

CRAZY FOR LOVE

Otaknya yang semenit lalu disambar petir berkali-kali kini diisi pelangi, taman dan kupu-kupu beterbangan. Selama Kirana dan Ladia terlibat obrolan tak penting, jemari-jemari dingin Panji terus meleler tanah liatnya sampai terbentuk vas sempurna. “Makanya jadi orang jangan pikiran negatif terus,” celetuk Panji sembari berdiri mengangkat vas kecil yang baru dia buat. Dia bawa papan itu ke dalam rumah, dia taruh di bawah topeng-topeng menggantung. Perhatian Kirana tidak terpusat pada celetukan Panji justru vas buatannya. “Itu gak langsung dijemur, ya?” tanyanya polos.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as pantun jenaka
Read
+Library
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

Dia kadang tersenyum, kadang pula bersedih padahal aku telah berupaya menjadi suami baik. "Kita mampir beli lamington dulu ya Ral." Lamington, kue mini yang menggabungkan cokelat, kelapa, krim, dan selai menjadi satu kotak berukuran satu gigitan. "Apa Diego menyukainya?" Tanyaku seraya berbelok ke sebuah mini market untuk membeli lamington. "Iya. Nathalie juga suka jika aku datang membawa buah tangan."
7.4K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as pantun jenaka
Read
+Library
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

"Semua yang ada di fikiranmu itu jelas tidak benar satupun, jadi hentikan fikiranmu yang aneh - aneh itu sekarang juga karena saat ini ada yang lebih penting dari apapun.." "Apa itu..?" tanya Ganesha "Aku mau makan Bolinhos, Bolo Rei dan Patel De Nata jelas Ganindira sambil menggerakkan jarinya layaknya sedang berhitung. Ganesha yang mendengarnya mengerutkan keningnya, heran. "Dari mana istriku ini tahu makanan khas Negara ini?", tanya nya. "Aku mencarinya dari internet tadi saat menuju ke kamar ", ucapnya malu - malu.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as pantun jenaka
Read
+Library
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

"Jenderal Darren, aku ingin bertanya, apa ayahmu baik-baik saja? Bisa makan tidak? Apakah buang air besarnya masih lancar ...." Semua orang tertawa terbahak-bahak. Kemudian, pantun jenaka yang ditulis oleh Jerry dinyanyikan di menara. "Ada ayah dan anak di Kerajaan Miria yang sangat jahat! Yang tua ditunggangi orang lain dan yang muda dihancurkan orang lain. Satu keturunan sama saja dan masih membuat orang tertawa!"
9.84.7M viewsCompletedAdded to Library 103.8K Times as pantun jenaka
Show Reviews (967)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Read All Reviews
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Taja terpukau akan gerakan Radhit yang menurutnya asing. "Apa itu?!" tanya Taja, heran namun antusias. "Syair Penggugah Jiwa Pecinta dari negeri tengah Katulistiwa!" jawab Radhit berbinar senang. "Sokkha ...!" "Penggugah Jiwa Pecinta!" seru Radhit sebelum membuka syair dan melantunkannya dalam irama merdu suaranya. "Puan Yang Mulia." "Siapa gerangan, Sang Puan menawan hatiku?"
109.8K viewsOngoingAdded to Library 285 Times as pantun jenaka
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status