Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pamanku yang satu ini mahir membuat pantun. “Bulan puasa memakan kurma. Satu butir untuk berdua. Yang menunggu lama-lama. akhirnya bersanding penuh bahagia.” “Eaaak,” sahut Can di depan paman kami berdua. “Langit membentang warnanya biru. Datang hujan menimpa batu. Selamat menempuh hidup baru. Semoga bahagia sepanjang waktu.” Aku tersenyum mendengar pantun pamanku.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 439 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
I Love You, Mr. Brewok

I Love You, Mr. Brewok

Muffin menepuk jidatnya “Kan, aku orang Bandung, toh. Sunda asli” “Sunda asli tapi nggak tahu bahasa Sunda” “Yeee...taulah. Dikit-dikit” “Dikit-dikit” Panji memonyongkan bibirnya mengikuti ucapan Muffin. Mufifn terkekeh geli di kursi belajar, kakinya dia angkat dan meletakkan dagu dilutut. “Tapi menurut mas ada yang aneh dari kemarin, dari awal kamu ceritain tentang hubungan kamu ini ke mas”
104.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

Om Om, ini apa? Andre menarik narik lengan jaket Anto sambil menunjuk nunjuk satu parsel yang ada di bawah meja. Anto yang melihat pandangan berbinar Andre dengan cepat mengeluarkan parsel tersebut dan dengan bangga menunjukan tulisan bakpia besar pada Andre. "Bak....pi...a? Itu apa ma??" Laras yang pandangannnya ikut berbinar menjawab. "Itu makanan khas tempat tinggal Kak Arbel, kesukaan Mama loh. Kamu tahu aja, to."
1016.7K viewsOngoingAdded to Library 651 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Doa Yang Harusnya Tak Aku Langitkan

Doa Yang Harusnya Tak Aku Langitkan

tanya Izz basa-basi. "Oh, enggak, ko. Baru sepuluh menitan. Iya, kan, De?" Mama Indri menyenggol lengan Indri yang sedari tadi hanya diam dan menunduk malu. "Syukurlah kalau begitu.." Izz lantas memesan makanan untuk mereka. Berbagai macam hidangan Khas Sunda menemani waktu makan siang mereka saat ini. Mulai dari Nasi Liwet, ayam bakar, gurame goreng, sambal Cibiuk dan tak lupa lalapan juga menu lainnya. Belum terjadi obrolan penting apapun selama mereka makan. Hanya pertanyaan-pertanyaan seputar kegiatan Izz, dan kegiatan Indri sekarang ini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Di antara percakapan kedua orang tersebut, sering kali pemain musik tiba-tiba memainkan lagu singkat, yang kemudian segera berhenti seolah dengan mendadak pula. “Mulai mengantuk, ya, Bang.” Goda Amelia melihat Idris terlihat ‘melemas’. Idris tertawa kecil. “Mungkin karena enggak ngerti, mereka sedang membicarakan apa,” kata Idris. “Iya, Bang. Aku yang orang Batak saja, kadang-kadang enggak tahu, apa arti dari pantun mereka itu,” Justin ikut menimpali.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelumban lelamising lati Landep lancip liding Lumah lemeh, lemeh lumah Lemes Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelakon oo…lelakon Lir pakeliran suran Lamat pangindunge nyi sinden Lelegon bumi kelairan Lemahku subur Lintangku dhuwur Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Limbung nyi buto ijo Lambe ndremimil Lambung perih ngelih Le thole Lodoken lenge gangsir Lebanana kareben ngenthir Lelepah-lelepah pakanane iwak entah. Penduduk pun bersorak sorai ramai sekali mendengar geguritan yang kocak itu. Sarni Trilili tertawa-tawa senang. Benar, memang lucu. Sambil tetap menari orang topengan itu mengedarkan topi pandannya yang bulat plus kumal. Lantas uang logam p
1.6K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Rest Area

Rest Area

Jadi, aku masih belum yakin kalau Alfa ini cowok. Aku kira dia itu cewek, karena kalau berbalas pesan denganku, bahasanya itu sopan. Pake logat aku-kamu. Nggak pake lo-gue kayak anak-anak Jakarta yang gaul. Dia juga nggak pakai bahasa Sunda. Pernah sekali-dua kali dia menggunakan bahasa Sunda. Namun, nggak kasar seperti aku. Malah kupikir dia itu suka menelan kamus bahasa Sunda tiap hari. Abis tata bahasanya rapi banget. Dia tahu kalimat apa yang digunakan untuk orang tua, teman sebaya, dan kepada yang lebih muda darinya. Aku, sih, mana bisa. Bahasa Sunda itu kadang ribet bin ruwet. Makan aja bisa nyampe tiga bahasa. Untuk orang tua kita sebut makan itu tuang, untuk teman sebaya dahar, untuk
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 280 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

"Oke...oke....sekarang giliran Amanda." "Aku juga tidak bisa." "Alah...ayolah Manda. Demi kita." "Baiklah." Amanda mulai berpikir sambil mencuri-curi pandang mereka. Lalu, ia menemukan pantunnya. "Berakit-rakit ke hulu...." "Cakep...." "Berenang-renang ke tepian...." "Cakep...." "Bersakit-sakit ke masa lalu...." "Cakep...." "Bersenang-senang ke masa depan...."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

tambah Jelita, yang dia berlalu meminta izin menuju kamarnya. "Weladalah, Millen iki ora ngerti boso Jowo. Bapak e nggawe boso Sunda ae, mesakne dekne bingung dewe. Malah Joo dadi ngapusi dekne terus," lanjut Bunda. "Yowes lah, Nduk. Bapak e pake boso sunda saja." 'Yowes lah? Ya sudah, maksudnya? Oh, jadi kalau ma aku pake bahasa sunda, ya?' pikirnya.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Tentunya ada tambahan yang menyertai, sehingga menjadi ungkapan: ‘sundal tengik’, ‘sundal gatal’, dan semacamnya. “Dia layak mendapat sebutan ‘sundal’ karena suka merebut laki-laki orang. Bahkan dia tega merenggut kebahagiaan anak buahnya. Dia bisa mencari laki-laki seganteng apa pun yang dia inginkan, tetapi kenapa malah merebut punyaku?” gerutu Palasih kalau teringat kesialan yang dia alami akibat ulah Keksi Anjani. “Kalau saja Saruna tidak direbut Keksi Anjani, aku pasti sudah menikah dengan dirinya. Aku menjadi nyonya juragan di Parangbawana. Aku hidup mewah bersama laki-laki yang sangat kucintai. Tidak tinggal di Pesanggrahan Alas Waru yang sewaktu-waktu bisa diusir oleh pihak Kerajaan
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 739 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status