Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANG PENANTANG WURAKE

SANG PENANTANG WURAKE

Sontak aku mengernyit dalam, dan balik bertanya, "Iya Mbek, sudah, tadi malam. Tapi ngomong-ngomong Mbak tahu dari mana?" Dia yang bernama lengkap Yulianti Miba, dan biasa kusapa Mbak Yuni ini justru senyum-senyum sendiri. "Sudah kuduga!" katanya setelah itu. "Kamu tidak mungkin jauh-jauh pergi nyari kacang tanah di pasar sana, kalau bukan untuk Zarima." "Tapi yang kau cari tadi itu salah, Bary. Yang bikin lancar ASI itu kacang tanah rebus yang masih ada kulitnya. Tunggu-tunggu, tunggu sebentar, ada yang titip rindu untukmu!"
136 viewsOngoingAdded to Library 2 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

Intan, Erwin dan Elsa sangat menunggu-nunggu isi dari buku yang sudah lusuh itu. Sampulnya berwarna hitam dan kertasnya berwarna kuning. Perlahan-lahan Edwin membuka bukunya, ia mendapati foto kenangan zaman dahulu yang ditempel di atas kertas. Ada sebuah foto pernikahan adat Sunda, tampilannya sudah lecet dan kotor. "Ini Papa waktu muda, dia nikah sama siapa ya? Ini foto pernikahan Papa sama wanita lain," ucap Edwin.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

gumamnya, sebuah pengakuan yang terdengar absurd dari mulut seorang koki level 6 dengan skill ‘Wok Neraka’. Luna tersenyum tipis, senyum tulus pertamanya hari itu. “Masak aja apa yang lo bisa, Dit. Masak sesuatu yang bisa bikin anak kecil senyum. Lo masih inget caranya, kan?” *** Panti Asuhan Kasih Bunda adalah sebuah bangunan tua yang dicat dengan warna-warna ceria yang mulai memudar. Tawa anak-anak terdengar dari halamannya yang berdebu, sebuah simfoni kehidupan yang kontras dengan keheningan mencekam yang akhir-akhir ini menyelimuti hidup Radit.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Rasa penasaran di benak sang prajurit semakin bertumpuk-tumpuk. “Burung kepodang terbang tinggi. Bulunya indah kuning semburat.” Lelaki tua di depan sana bersuara. Ucapannya itu lebih mirip parikan, yaitu pantun pendek yang umum berkembang di Jawa. Untuk kesekian kalinya membuat Seta bingung sendiri. Namun tidak demikian halnya dengan Ki Sajiwa. “Yang dicari ada di sini. Marilah andika datang mendekat,” sahut sang petapa dari Teluk Lawa.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Ini... ini seperti tulisan. Tapi bukan aksara Sunda yang kukenal.” Arjuna mendekat, menyentuh permukaan itu dengan ujung jari. Guratan itu terasa hangat, seolah masih hidup. Ia membisikkan pelan: “Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke.” (Ada dahulu, ada sekarang. Tiada dahulu, tiada sekarang.)
101.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Pantaskah Surga Untuknya?

Pantaskah Surga Untuknya?

Tangannya masih lemah, tapi kalimat itu mengalir pelan, tinta tergores dalam kertas menyulam beberapa kata. "Aku tak pantas mendapatkan surga. Akan tetapi, aku akan menutup setiap luka ini... agar kelak aku bisa berdiri di gerbang surga, bukan sebagai lelaki yang disambut, tapi lelaki yang akhirnya layak mengetuk."
10780 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Memang tak seberapa jauh, tapi untuk menjangkaunya bagaikan harus uluran tangan dari sini ke rembulan. Kau menghinaku jika menawarkan hadiah seperti kepompong retak itu, Pakar Pantun!" "Jangan menghinaku, Sumbaruni!" bentak Kadal Ginting. "Aku bukan seperti kepompong retak!" "Maaf, aku jengkel dengan tuanmu itu, Kadal Ginting!" sesal Sumbaruni. Kadal Ginting segera berpantun, "Celana kolor tersangkut getek. Hanyut terbawa air singgah di benua. Biar begini rupaku yang jelek. Tapi sekali lirik, perawan sedesa ikut semua."
1030.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta

Tias dan Lita terlihat sangat akrab dengan Mahendra walau bertemu hanya beberapa jam saja. Bercengkarama seolah sudah lama mereka kenal. Bahkan pembicaraan sangat ringan mereka lakukan untuk mengisi waktu menunggu pesanan. Tias memindai sekitar. Interior klasih khas sunda, dengan musik sunda klasih yang menggema membuat yang makan di sini menikmatinya sangat tenang. Mereka di bawa ke masa lalu, dengan suara suling yang mengalun. Seakan terasa di tengah persawahan dengan angin sepoi-sepoi yang sangat menyejukkan jiwa.
9.730.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

Lalu, ia mulai melantunkan mantra dalam bahasa Jawa kuno, suaranya pelan, tapi mengalun seperti gelombang yang menembus udara. Narendra memperhatikan dengan saksama, mencoba memahami setiap kata yang keluar dari mulut Mbah Karso. Namun, sebagian besar terdengar asing. Beberapa kalimat seperti terucap dari zaman yang sudah lama terkubur: “Ojo nganti suwe, ojo nganti gawe petaka. Sira sing ndhelik ing peti iki, bali marang papanmu. Kowe dudu panguwasa ing jagad iki.”
102.7K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Mereka semua tahu bahwa jika mereka tidak bisa membuat puisi, mereka akan dipukul! "Yang Mulia, aku punya satu puisi!" Salah satu kasim mencoba untuk membuatnya terkesan. Dia lalu berkata kepada Putri Evergreen, “Sederet kuntul kecil terbang di langit, Beberapa bebek sedang berjalan di tanah, Putri menangkap kuntul kecil dan memakan beberapa bebek panggang dengan bir." Ketika dia mengucapkan dua kalimat terakhir, kasim itu menggelengkan kepala dan tangannya. Dia sedang menikmati dirinya sendiri.
8.57.2M viewsCompletedAdded to Library 281.0K Times as pantun sunda kasar
Show Reviews (2480)
Read
+Library
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status