Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berebut Pantas

Berebut Pantas

Kini, keisengan itu justru menjadi pundi-pundi rupiah meski banyaknya belum seberapa. “Anak muda zaman now wajib cobain kue tradisional yang satu ini, nih. Kue Cucur gula merah. Sekali coba, bikin kamu terus-terusan ingin mengunyah. Yuk, coba! Lokasinya aku sematkan di akhir video, ya.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 22 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Bang Parlin. "Emang batu itu Abang pecahkan ya, kok bisa ilmunya ke batu?" tanyaku lagi. "Kali ini Abang pake ilmu sulap, Dek," "Ilmu sulap bagaimana?" "Saat kalian sibuk bertengkar, Abang ambil batu, pukul pakai batu besar, pegang, terus bawa ke panggung, terus pukul gitulah, pecahlah, kan dah pecah' duluan," kata Bang Parlin.
1080.0K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Terjebak Pesona Berondong Tengil

Terjebak Pesona Berondong Tengil

“Ayo kita bermain tebak-tebakan! Aku akan memberimu tebakan dan kau harus menebak apa jawabannya. Jika kau benar, aku akan menyuapi makananmu. Bagaimana?” Zee tertawa lemah. “Baiklah, aku mau mencoba. Berikan tebakan pertamamu.” Ia menyetujui saja, tiap pemuda itu menjalankan modusnya. Demi menyuap Zee, dia sampai mengusulkan ide begitu, apakah dia pikir, Zee tidak paham maksudnya? Lucu sekali, pikir Zee. Haikal terlihat berpikir sejenak dan kemudian berkata, “Baiklah, tebakan pertama. Apa binatang yang bisa terbang tapi tidak punya sayap?”
101.7K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Teka-teki itu berupa sebuah puisi kuno yang penuh dengan metafora dan simbol-simbol yang sulit dipahami. Ardian dan Sita duduk di bawah pohon itu, merenungkan teka-teki tersebut. Mereka membaca puisi itu berulang-ulang, mencoba untuk memahami maknanya. Mereka menggunakan semua pengetahuan dan kebijaksanaan yang telah mereka peroleh di Hutan Terlarang untuk memecahkan teka-teki tersebut. Mereka berdiskusi, bertukar pikiran, dan saling membantu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Aseeek cakeeep pantun Iqis. “Tapi lupa membawa kaca.” Sirup abc emang bisa diandelin. Dapat pantun dari mana coba? “Mulut si butet jago nyindir, tapi sayang dia lupa ngaca.” Hiaaaah, sirup abc ini mah bukan pantun tapi serangan telak bertubi-tubi. Si Kayla jadi kesel gitu kelihatannya. Mas Jimmn jadi garuk-garuk kepala sendiri jadinya. Emang keturunan siapa sih, Iqis. Untung aja mamanya kalem dari dulu.
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
SALQUEEN

SALQUEEN

"GAS NAT." "TAPI YANG BENER NAT. JANGAN YANG ANEH ANEH." "Oke adek adek semua, abang bakalan main tebak tebakan sama kalian semua. Kalian jawab yang bener ya." "IYAAA." "Oke ni ya, barang apa yang semakin di isi semakin ringan?" Teriaknya membuat semua anak anak yang ada di situ berfikir keras. Taulah dari mana ni pertanyaan. Dari mana lagi kalau bukan dari upin ipin. Yekaaaan. Upin ipin kan ada ituu. Tapi pantun teka teki, di ganti Natan jadi teka teki.
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 397 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Para Penjaga Perbatasan

Para Penjaga Perbatasan

“Baiklah, kita main apa?” Peri itu tersenyum nakal lalu menjawab, “Teka-teki. Aturannya gampang: aku akan beri kamu sebuah teka-teki, kamu punya tiga kesempatan menjawab. Kalau kamu bisa menjawab sekali saja kamu menang. Kalau tidak, berarti aku yang menang.” “Aku terima, apa teka-tekimu?” “Apa yang harus kamu pegang sesudah kamu berikan ke orang lain?”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Rasa penasaran di benak sang prajurit semakin bertumpuk-tumpuk. “Burung kepodang terbang tinggi. Bulunya indah kuning semburat.” Lelaki tua di depan sana bersuara. Ucapannya itu lebih mirip parikan, yaitu pantun pendek yang umum berkembang di Jawa. Untuk kesekian kalinya membuat Seta bingung sendiri. Namun tidak demikian halnya dengan Ki Sajiwa. “Yang dicari ada di sini. Marilah andika datang mendekat,” sahut sang petapa dari Teluk Lawa.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

sahutnya cepat memasukan amplop ke dalam tas dan menyusul suaminya ke meja makan. “Bang, warga sini ada yang melihara tuyul ya?”tanya Munaroh mengagetkan Ali dan Romlah. “Setahu Abang sih ga ada,” jawab Ali masih dengan mengunyah. “Memang kenapa?” “Duitku sudah hampir sebualn ini hilang terus,” sahut Munaroh membuat Romlah tersedak sampai batuk-batuk. Buru-buru sang mertua meneguk teh manis hangatnya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Ucapku tidak sabar. Dia termenung, memandang ke arah lempeng itu lagi. “Saat ini, aku belum tahu. Aku harus memecahkan teka-teki yang tersirat di sini.” Ternyata orang jaman dulu senang bermain riddle, atau teka-teki. Bukannya memberikan informasi langsung ke inti, tetapi memberikan sepotong-sepotong, di tempat berbeda-beda pula. Aku tidak suka orang-orang jaman dulu. Mereka harus belajar untuk berbicara pada inti permasalahan.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 287 Times as pantun teka-teki sulit
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status