Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Fragmen itu menampilkan satu baris tulisan terakhir yang tidak pernah terbaca oleh siapa pun sebelumnya. "Surya, lihat ini," ujar Sarah, wajahnya penuh dengan keheranan. "Tulisan ini berasal dari Sang Penulis Pertama sendiri. Dia menulis: 'Jika suatu hari ada yang menghancurkan mesin ini, itu artinya ceritaku sudah benar-benar hidup. Aku tidak lagi dibutuhkan. Selamat menjalani hidup yang tidak pasti, anak-anakku.'"
874 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Isinya buatan sendiri. “Oke. Kita buat menjadi tiga babak pertama adalah kalimat pembuka yaitu permintaan maaf dan sapaan lembut. Kedua adalah bagian tengah yaitu penyesalan dan kilas balik kenangan. Dan terakhir adalah penutup yaitu janji, pelukan, dan tangisan terkontrol.” Awan mengangguk penuh semangat sambil mencatat di batu tulisnya. Dimas yang tadinya diam, akhirnya ikut membantu.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Misi sang Pembuka Gerbang

Misi sang Pembuka Gerbang

ujar Gorfen menutup mata, melepaskan kedua tangan yang dia lipat. “Kenapa kau muncul dalam dimensiku! Siapa yang mengijinkanmu masuk?! Bukan!” ujar Gorfen membuka mata kesal. “Tapi siapa yang mengundangmu ke sini hah?!” tanyanya melotot ke arah kiri. “Wah galak sekali,” ujar seseorang tersenyum di sebelah Gorfen, atau lebih tepatnya, menyeringai.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

Dia duduk dan menenangkan diri, lalu membuka buku itu. “Term of Perfect Game. Menarik juga, mari kita baca. Mulai dari pertama, adalah dasar dari semusnya. Dalam dunia ini, kalia- ahh apa ini. Malah baca pengantar nya. Skip lah. Hmm.... Nah ini nih. Istilah istilah, judul yang menarik. Perfect Game mempunyai banyak isilah.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
 PEWARIS PARFUM PENGGODA

PEWARIS PARFUM PENGGODA

#Retakan pertama Malam itu Arga masih duduk seorang diri di ruang tamu apartemennya. Pandangannya tidak beranjak dari halaman buku harian tua yang terbuka di atas meja. Kalimat yang baru saja muncul beberapa saat lalu terus memenuhi pikirannya. "Pengguna mulai kehilangan identitas."
10430 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

** Meskipun aku sudah menemukan jalan mana yang harus aku tempuh namun tetap saja rasa ragu akan salah jalan masih mendominasi isi pikiranku. “Mas, aku mau ngobrol.” Ini adalah kalimat pembuka pertamaku untuk membahas tentang wanita itu. “Iya yang, mau ngobrol apa.” Mas putra menunggu jawabanku. “Mas selama aku menjadi pasanganmu apa aku memiliki kekurangan atau kesalahan yang tidak bisa kamu toleransi?” tanyaku.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Rentenir Duda Itu Suamiku

Rentenir Duda Itu Suamiku

Tetapi sekarang dia sangat penasaran, jadi jari-jarinya langsung membuka browser dan langsung melihat beranda pertama dengan judul besar yang membuatnya makin gelisah. Dalam artikel itu tertulis, ‘PUSPA PARAMITA PENYANYI PENDATANG BARU YANG FENOMENAL.’
106.0K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Terjebak Hubungan Liar Dengan Dokter Operasi

Terjebak Hubungan Liar Dengan Dokter Operasi

Dasha penuh tanya. Dasha segera membuka halaman berikutnya. Di mana di halaman itu, ada sedikit cerita dengan beberapa paragraf. Setiap paragraf dibuat seindah mungkin. Sehingga Dasha langsung menyukai halaman tersebut. Dia jatuh cinta dengan apa yang ditulis di sana. Sebab tulisan itu benar-benar memiliki makna dan kesan tersendiri. Sehingga Dasha suka dengan tulisan yang ada di sana.
1025.8K viewsCompletedAdded to Library 644 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

balas Adrian. “Karena tidak bisa menutup orang.” Clara mengangguk. “Dan itu kesalahan.” Siang itu, Catatan Terbuka bergerak tanpa dipublikasikan. Bukan lewat portal resmi. Bukan lewat pengumuman. Melainkan lewat potongan. Kalimat. Cuplikan ide. Clara membagikan satu paragraf ke satu orang. Bukan file. Hanya teks. Aku tidak membuka kronologi untuk menjatuhkan siapa pun. Aku membukanya karena sistem yang tidak bisa mengingat dengan jujur akan terus mengulang kesalahan yang sama.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 22 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status