Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pejuang LDR

Pejuang LDR

tanya Dissa to the point. "Sebenarnya, dalam memulai menulis opini, kita harus mengenali terlebih dahulu masalah apa yang akan kita angkat dan akan dibahas dalam setiap paragraf pada kalimat. Tata cara penulisan, gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca dan cantumkan pengertian, masalah dalam kehidupan dan menurut pendapat para ahli. Pada kalimat terakhir, sisipkan saja pendapat kalian mengenai topik judul opini yang ditulis. Misalnya, kamu ingin menulis tentang masalah penggunaan kacamata, itu dijabarkan sesuai penjelasan Kakak tadi. Harus ada pengertian dari kacamata, ciri-cirinya, Masalah yang terjadi di kehidupan, menurut pendapat para ahli dan terakhir menulis saran kamu terhadap
9.87.4K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

“Dan ini jauh dari gaya penulisannya.” Hening. Angin dingin tiba-tiba berhembus di lorong itu, padahal semua jendela tertutup rapat. Tak lama, cahaya itu muncul tepat di depan mereka. Tulisan itu tidak lagi hanya satu baris. Tapi mulai membentuk paragraf baru, seperti seseorang yang sedang menulis cerita secara langsung. ‘Tokoh utama mencoba melawan takdirnya.’
104.6K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Hari Pertama—Ruang Deliberasi Mental Voting dimulai bukan dengan kata-kata, tapi dengan pembukaan penuh kesadaran masing-masing kepada yang lain. Tidak ada rahasia, tidak ada agenda tersembunyi—hanya lima perspektif telanjang yang saling bertemu dalam ruang mental yang Mei Ling bentuk. Ruang itu kali ini tidak mengambil bentuk apapun yang familiar. Hanya kekosongan putih yang luas, tempat dimana pikiran bisa mengambang tanpa distraksi dari kenangan atau simbolisme.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Asisten Kesayangan CEO Angkuh

"Mengapa dia bisa tahu?" "Tanyakan saja. Aku akan menjawab sebisaku." "Hmm. Nanti saja deh. Kalimat pembukanya belum pas." "Harus pakai kalimat pembuka juga? Kita tidak sedang di kantor atau membahas tentang proposal bisnis. Santai saja." "Begitu ya?" Raka mengangguk. "Silakan. Tidak usah takut. Aku tidak akan menggigitmu, tapi langsung memakanmu."
13.1K viewsCompletedAdded to Library 431 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Setelah menutup telepon, Chad memakai kacamatanya dan langsung membuka salah satu aplikasi berita. Ketika dia melihat artikel berita, dia mengerutkan alisnya dengan linglung untuk waktu yang sangat lama. "Apa yang terjadi?" Mike memperhatikan bahwa Chad duduk di sana tanpa bergerak, jadi dia juga duduk.
9.54.8M viewsCompletedAdded to Library 138.2K Times as paragraf pembuka
Show Reviews (1744)
Read
+Library
Desy Tri Artika
dan yang ke 3. rosalie pas tau hayden anak elliot kesenangan bgt dan bilang cucuku cucuku....kek nya kalo elliot anak yg ditukar ga bakal se senang it pas tau hasil tes hayden... jadi dugaan ku sementara adlaah elliot anak rosalie dan nathan white
neli sinaga
bagaimana ini??? sudah lama saya menunggu selanjutnya karna sibuk beberapa hari ini GK sempat cek. baru ini saya cek dgn semangat nonton iklan dulu biar bisa pakai bonus lagi.eh taunya hanya baca 1 Bab TAMAT. kesel tauu...kayak dipaksakan tamat,GK seru...padahal menurut cerita masih lumayan panjang.
Read All Reviews
Hukum yang Tak Tertulis

Hukum yang Tak Tertulis

Pembukaan Sidang Hakim memulai sidang dengan suara tegas, “Sidang hari ini akan mengungkap kebenaran yang tersembunyi. Kita semua berkewajiban menegakkan keadilan berdasarkan fakta dan hukum.” Ari kemudian berdiri, mengajukan pembukaan yang memukau. “Hakim yang mulia, para hadirin, hari ini kami hadir bukan hanya untuk membela klien kami, tapi untuk menegakkan kebenaran yang selama ini tertutup. Bukti-bukti yang kami ajukan akan menunjukkan bahwa tidak semua yang tampak adalah kebenaran sejati.” Pengungkapan Bukti Baru
1.5K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Jangan Berhenti Mencintaiku!

Jangan Berhenti Mencintaiku!

Maya membuka notifikasi itu sambil berjalan. Sebuah artikel pendek. Judulnya terasa ringan, hampir seperti pujian: "Dari Penthouse ke Apron: Transformasi Faradilla Agatha dan Pertanyaan yang Belum Terjawab" Maya memperlambat langkahnya. Artikel itu dimulai dengan baik, mengulas perjalanan Dilla, konten-konten yang jujur, pertumbuhan komunitas yang organik. Namun di paragraf ketiga, nadanya bergeser. Sangat halus. Hampir tidak terasa jika tidak membacanya dengan seksama.
10525 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
SEPERTI YANG KAU MINTA

SEPERTI YANG KAU MINTA

__ @JunaJunanda PROLOG Hai, bagaimana dengan kabarmu hari ini?, ketika kau menggenggam buku ini, ketahuilah bahwa paragraf-paragraf ini sengaja kutulis dengan sunyi yang ada dan yang masih tersisa, sengaja kurangkai dengan sepi yang terus bersembunyi dan selalu kutulis di penghujung malam yang telah menemui kelam.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Pertarungan berlangsung lama antara kalimat lama yang menghakimi dan kalimat baru yang mencoba tumbuh. Akhirnya, Ustaz Faris menulis satu kalimat: “Setiap paragraf layak diberi kesempatan untuk menjadi bab.” Penjaga Paragraf Terakhir mulai retak… lalu menghilang menjadi abu teks. 6. Kalimat Pertama Dunia Mereka membuka pintu kayu itu. Di baliknya hanya ada satu ruangan kecil. Satu meja. Satu naskah tua.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

Alfie kembali membuka halaman pertama buku merah. "Buku ini diawali dengan kalimat bijak milik William Shakespeare yang berisi tentang dunia ini sebagai tempat sandiwara bagi seluruh manusia yang menjadi pemerannya. Menurut kalian kenapa ia menuliskan kalimat ini?" tanya Alfie. Pertanyaan itu membuat mereka disergap keheningan sesaat. Hanya saling tatap pandang bergantian sebelum memberikan pendapat.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 310 Times as paragraf pembuka
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status