Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Burung buas itu ternyata adalah elang berparuh besi kelas Alam Segala Sesuatu Dayuan, dengan lebar sayap lima puluh meter dan tubuh sehitam besi. Benturan bulu itu menimbulkan bunyi seperti logam yang beradu, sedangkan mulut besar dan cakar tajamnya memancarkan cahaya dingin. Elang berparuh besi itu sangat cepat, bagaikan kilatan petir dingin, dan dalam sekejap ia menghampiri Chen Long, menimbulkan gelombang udara yang dahsyat, dan cakarnya yang tajam disertai cahaya dingin mencengkeram langsung ke arah kepala Chen Long.
9.1145.3K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as paruh elang
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Rion bersiul panjang dan terdengar memilukan. Sebuah kaokan panjang seekor elang terdengar menggema di langit malam. Elang raksasa itu datang bermanuver di sekitar Rion. Dia berusaha terbang menjauhi kabut pekat. Saat elang itu sedikit menukik, Rion melompat ke punggungnya. “Akhirnya, kau datang juga. Kita pergi ke Puri Banyu!”
105.2K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as paruh elang
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

Udara di punggung gunung itu terasa tipis, seperti terbuat dari kristal yang mudah pecah. Angin berhembus membawa debu putih yang menempel di kulit, membuat setiap napas terasa kering. Langit di atas kepala mereka berubah warna: bukan biru, bukan abu-abu, melainkan campuran ungu dan perak yang bergerak lambat seperti tinta di air. Dari kejauhan terdengar bunyi denting, seperti seruling bambu yang ditiup angin sendiri.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as paruh elang
Read
+Library
Paralaks Semesta

Paralaks Semesta

Aku refleks berjalan beberapa langkah ke depan. "AKU MEMBENCIMU LAU! KAU BUKAN KAKAKKU" TIIIIIIIIIN...BRAKK Gelap, aku tidak bisa melihat apa apa. Sebuah mobil gila baru saja menabrakku dengan keras. Suara klakson mobil yang bersahutan serta jeritan para pejalan kaki memaksaku untuk tetap sadar. Aku sempat membuka mata... sedikit. Langit sore begitu indah. Burung burung yang biasanya mencari ikan di lautan sudah melakukan perjalanan pulang. Para manusia disini terlalu berisik. Tidak bisakah mereka mendongak melihat keindahaan ini?
102.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as paruh elang
Read
+Library
Legenda Kultivator Abadi

Legenda Kultivator Abadi

Api Merah Pemangsa! Siluet elang api muncul dan mengejar Tian Fan dengan ganas dari belakang. Tian Fan berhenti di udara dan bersiap dengan serangan balasannya. Api Biru Pemangsa! Siluet elang berwarna biru kemudian muncul dari serangan itu. Ia terbang dengan cepat lalu menghantamkan tubuhnya ke arah elang merah yang Patriak Tian Xu lepaskan.
1024.3K viewsOngoingAdded to Library 947 Times as paruh elang
Read
+Library
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

gerutu Eleanor yang merasa geli mengingat hewan yang paling dibencinya. "Eh, Elang mau pergi ke mana?" teriak Barlder saat melihat Elang yang bertengger itu langsung terbang ke depan. Terjadi kegaduhan di sana. Pekikan suara burung dan desis yang semakin terdengar jelas. Elang yang terbang tinggi dan turun dengan menukik. Dia melihat kerumunan tumpukan ular hitam bersisik memantulkan cahaya pelangi. Cakar dan paruh tajam dan kuat itu mengoyak dan mengambil banyak ular yang bisa elang itu bawa. Tiga orang yang cemas menunggu apa yang dilakukan sang elang. Barlder menyipitkan mata, Aloria terbelalak kaget. Eleanor terduduk lemas, ketika elang itu menjatuhkan mangsanya dihadapan mereka.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as paruh elang
Read
+Library
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Dia lantas menarik napas, lalu bersiul nyaring sekaligus tajam. Suara itu bagai menembus udara seperti pisau tipis yang tak terlihat. Beberapa detik hening. Kemudian— Seekor elang menukik turun dari langit, sayapnya membelah udara dengan presisi sempurna. Tanpa ragu, Guli Haoran mengulurkan tangannya yang telah dilapisi sarung tangan kulit tebal. Cakar elang itu mencengkeram mantap; tak goyah sedikit pun.
1014.4K viewsOngoingAdded to Library 432 Times as paruh elang
Read
+Library
Pewaris Tahta Pedang Ashura

Pewaris Tahta Pedang Ashura

] Champora terdiam setelah mendengar perkataan terakhir Loyd. Kapal itu akhirnya berhenti dan Loyd melihat ke kejauhan, dia melihat belasan Elang besar terbang dari pegunungan. Elang itu sangat besar, dan orang bisa melihat kilatan petir setiap kali mereka mengepakkan sayapnya. Loyd bertanya. “Apa itu?” Silvie melirik Loyd dan menjawab. "Mereka disebut Elang Raiju, dan akademi yang mengurusnya. Menurutku Elang Raiju yang paling lemah adalah yang berada di tingkatan Spiritual."
9.623.1K viewsCompletedAdded to Library 855 Times as paruh elang
Show Reviews (25)
Read
+Library
Imgnmln
ARIGATO SEMUANYA! SEPERTINYA, UNTUK SEMENTARA WAKTU NASKAH PTPA AKAN HIATUS! NANTIKAN KEMBALI KEHADIRAN LOYD DI BENUA ARKAN!!! ARC 2 : BENUA ARKAN - PEDANG KELUARGA SALAZAR DAN KELUARGA BURUNG FENIKS
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

seru Luther ke arah pegunungan. "Hahaha!" Seiring terdengarnya tawa yang nyaring, seorang pria paruh baya berpakaian mewah dan bertubuh kurus sontak melompat ke udara dan mendarat di samping pohon. Tidak ada sedikit pun aura yang terpancar dari tubuhnya, seolah-olah dia telah bersatu dengan bumi ini. "Tadi kamu yang membunuh elangku?" tanya Charlotte sambil bertanya dengan kesal.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 109.1K Times as paruh elang
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

“Di atas awan, sang elang terbang sendirian, mencari bayangan di atas air yang tak pernah tenang. Namun saat ia menemukan mawar yang mekar di puncak batu, ia berhenti mengejar langit, karena langit kini ada di genggamannya.” Elara menoleh, menatap wajah Malphas dari samping. Garis rahangnya tetap tegas, namun matanya memancarkan kesenduan yang mendalam. “Itu puisi yang sangat sedih, Malphas. Apakah elang itu selalu sendirian?” “Selalu,” jawab Malphas pendek. Ia meletakkan sisirnya dan menatap jauh ke arah cakrawala.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as paruh elang
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status