Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

Mungkin dia juga tersenyum untuk melepas beban berat dalam perasaannya. "Katakan, apa maksud dari ucapanmu yang sebenarnya?!" "Yang paling berat dari semua keadaan ini ialah, saat kita tidak bisa mengambil keputusan dengan benar untuk apa yang kita yakini benar" Aku menatapnya dengan sembilu. Mungkin juga dengan kegetiran dan ketegaran perasaan yang sama. "Soo... true. Setuju sama kamu"
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as quotes on decision
Show Reviews (4)
Read
+Library
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Istri Paksa Sang CEO Posesif

Istri Paksa Sang CEO Posesif

“Apa kau selalu harus mengambil keputusan yang berat?” Ia menatap laut sebentar, lalu kembali padaku. “Keputusan berat lebih baik daripada kehilangan yang tidak bisa digantikan.” Aku tercekat. Ada sesuatu dalam suaranya, seakan kata-kata itu lebih dari sekadar strategi.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as quotes on decision
Read
+Library
Alam Murni Sang Kultivator

Alam Murni Sang Kultivator

Tidak heran dia kenapa Hander sering memukul akibat kecerobohannya dalam memikirkan keputusan. “Seseorang yang bijak harus segera mengambil keputusan demi menghindari kemungkinan terburuk yang terjadi!” begitulah kalimat Hander yang pernah terlontar. Walau masih diliputi perasaan ragu, kalimat ini membuatnya bisa sedikit tenang sampai membiarkan rasa mengantuk menguasai hingga dia jatuh ke dalam alam mimpi. “Ugh...”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as quotes on decision
Read
+Library
Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

“Kita harus memikirkan ini. Tidak bisa sembarangan mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan semua risiko.” Maximilian mengangkat bahu dengan santai, namun tatapannya tetap tajam. “Ambil waktu Anda. Tapi ingat, keputusan Anda hari ini akan menentukan nasib Andrew. Saya tidak akan menunggu selamanya.”
109.1K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as quotes on decision
Read
+Library
Menikahi Tuan Maximilian

Menikahi Tuan Maximilian

Seorang pria berpakaian serba hitam meletakkan amplop coklat dengan secarik surat di luarnya, menimbulkan kebingungan bagi dirinya. Pesan itu tertulis : "Jauhi saja apa yang tidak bisa kau miliki. Semua keputusan ada di tanganmu, perusahaan atau cinta? Hanya ada dua pilihan." Tangannya meremas kuat kertas tersebut hingga tidak berbentuk lagi. Kepalanya menoleh ke sana dan kemari mencari pria tadi ke mana perginya, usahanya sia-sia dan amplop coklat dia buka. Seketika mimik wajahnya berubah pias.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as quotes on decision
Read
+Library
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

“Saranku nona turuti apa kata hati nona. Karena apa yang dikatakan hati itu bisa menjadi jawaban yang tepat dari apa yang jiwa nona inginkan. Sementara ego itu terkadang selalu membawa kita pada ilusi dan membuat kita menyesal dikemudian hari karena kita sudah memilih sebuah pilihan yang salah.” “Tapi itu menurutku. Keputusan apa yang akan nona ambil itu kembali lagi pada diri nona.” Netra tersenyum, “Itu mungkin sangat sulit bagi nona memutuskan pilihan mana yang akan nona pilih, mengingat apa yang nona lalui di masa lalu sangat sulit. Tapi saya percaya nona bisa memilih pilihan yang benar suatu saat nanti. Ingat, nona tidak perlu terburu-buru dalam memutuskan sebuah pilihan. Pikiran baik-b
9.948.3K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as quotes on decision
Read
+Library
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

“Apa Mas Indra sudah sebegitu yakinnya hingga mampu menulikan telinga?” “Iya.” Indra mengangguk mantap. “Aku belajar banyak dari perjalanan hidupku yang tidak mudah. Kesalahanku di masa lalu menjadi cambukan keras agar aku tidak salah dalam mengambil keputusan lagi saat ini. Satu yang kuyakini, ambil keputusan karena dirimu sendiri, bukan karena alasan orang lain. Kelak, keputusan yang diambil karena memikirkan orang lain akan menyebabkan penyesalan yang akan terus menghantui.” Zahra menatap Indra dalam-dalam. Dari sorot mata yang terlihat tenang itu, menyimpan riak masa lalu yang sudah sangat porak poranda pada masanya dulu.
1017.6K viewsOngoingAdded to Library 686 Times as quotes on decision
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dan seiring dengan munculnya teka-teki itu, sebuah suara dari kejauhan terdengar, lebih tegas: "Ingat, jawabanmu akan menentukan takdir semua dunia." Adrian tahu, saat ini ia berada di persimpangan jalan yang paling menentukan. Dunia ini, dan dunia yang telah ia tulis, berada di ujung tanduk semuanya tergantung pada pilihannya. Tidak ada lagi jalan mundur, tidak ada lagi cara untuk menghindar. Keputusan ini adalah titik puncak dari segala hal yang telah ia alami, sebuah keputusan yang bisa membawa pembukaan baru, atau kehancuran total.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as quotes on decision
Read
+Library
 Cinta dalam Bayangan Hutang

Cinta dalam Bayangan Hutang

“Aku merasa seperti aku tidak bisa membuat keputusan tanpa melukai seseorang.” Adrian menatapnya lama, matanya penuh dengan pengertian. “Ara,” katanya pelan, “tidak ada keputusan yang sempurna. Tapi aku ingin kau memilih apa yang membuatmu bahagia, bukan apa yang menurutmu harus kau lakukan.”
2.0K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as quotes on decision
Read
+Library
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Aku mencatat cepat, menyaring, lalu mengambil keputusan yang tidak menyenangkan—mengorbankan satu opsi besar demi stabilitas jangka pendek. Saat simulasi berakhir, mentor kami tidak langsung memberi evaluasi. Ia hanya bertanya, “Apa yang paling sulit dari keputusan tadi?” Aku menjawab jujur. “Menerima bahwa tidak semua orang akan setuju. Dan itu tidak apa-apa.” Ia mengangguk. “Itu tanda pemimpin yang mulai matang.” Kalimat itu tidak membuatku melayang. Justru membuatku semakin sadar bahwa aku masih belajar.
10988 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as quotes on decision
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status