AMALIA, Kesetiaanku Diragukan
Kerukunan antarumat beragama di Tagulandang begitu terasa, menjadi pengingat bahwa kebaikan hati tidak mengenal sekat perbedaan.
Setibanya di pasar, suasana sudah ramai. Pedagang berteriak menawarkan dagangannya, aroma ikan asin bercampur dengan bau rempah-rempah yang khas. Amalia mengeluarkan catatan panjangnya. Ia berjalan dari satu lapak ke lapak lain, menawar harga dengan cekatan. Agus dan Aldory mengikutinya dari belakang, bertugas membawa belanjaan sambil sesekali memberikan masukan.
"Ingat ya, Bu Alia," pinta Agus, "sayur sama lauk aku manut aja. Yang penting sambal jangan ketinggalan. Lauk bisa sederhana, asal sambalnya nendang!"